KIBLAT.NET, Ankara – Wakil perdana menteri Turki pada Sabtu (20/09) mengatakan, sebanyak 45.000 pengungsi warga Kurdi Suriah memasuki wilayah Turki sehari setelah Turki membuka perbatasannya.
“Sampai saat ini, 45.000 warga Kurdi Suriah telah menyeberangi perbatasan dan memasuki wilayah Turki dari delapan titik pintu masuk,” kata Numan Kurtulmus. “Turki telah bersiap untuk sebuah skenario kasus yang lebih buruk, sebuah aliran pengungsi yang mencapai 100.000 orang” imbuhnya.
“Setelah Turki membuka gerbang perbatasan, 45.000 warga Kurdi Suriah masuk melalui delapan pos pemeriksaan dari Akcakale sampai Mursitpinar, tepat di seberang perbatasan Kobani. Kami menampung mereka dalam tenda-tenda yang baru dibangun di dekat perbatasan,” kata wakil perdana menteri Kurtulmus.
“Saat tidak ada tempat lain di dunia, tanpa negara, tanpa memandang seberapa baik kondisi ekonomi mereka, bisa menampung sekitar 45.000 pengungsi pada satu waktu, ini menunjukkan kekuatan dan niat baik Turki,” imbuh Kurtulmus.
Turki membuka perbatasannya untuk mengatasi aliran warga sipil Kurdi, yang ketakutan akibat serangan terhadap kota perbatasan Ayn al-Arab, Suriah. Warga Kurdi menyebut kota tersebut dengan sebutan Kobani.
Wakil perdana menteri Kurtulmus juga menyoroti posisi Turki yang menjadi donor terbesar ketiga terbesar di dunia, dalam memberikan bantuan bagi para pengungsi Suriah.
Dia menyalahkan kelambanan masyarakat internasional dalam mengatasi kekejaman rezim Bashar Assad, sebagai penyebab munculnya perlawanan di negara itu.
Saat ini Turki dihuni oleh lebih dari 850.000 pengunsi Suriah.
Editor : Imam S.
Sumber : Middle East Eye
The post Perbatasan Dibuka, 45.000 Pengungsi Kurdi Suriah Masuki Turki appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Perbatasan Dibuka, 45.000 Pengungsi Kurdi Suriah Masuki Turki"
Post a Comment