KIBLAT.NET, Doha – Pemimpin Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al-Thani membantah tuduhan bahwa negaranya telah mendanai pejuang Daulah Islamiyah (IS/ISIS). Amir Qatar itu mengatakan kepada pemimpin Jerman bahwa negaranya sendiri juga terancam oleh kelompok tersebut.
Bulan lalu, seorang menteri Jerman menuduh Qatar telah mendanai IS. Amerika Serikat juga menyatakan kekhawatirannya bahwa dana dari negara-negara Arab, termasuk Kuwait, telah membantu kelompok pejuang yang telah berhasil menguasai sebagian wilayah Irak dan Suriah itu.
“Apa yang terjadi di Irak dan Suriah adalah ekstremisme dan organisasi tersebut sebagian dibiayai dari luar negeri, tapi Qatar tidak pernah mendukung dan tidak akan mendukung organisasi ‘teroris’,” kata sang Al-Thani, saat memberikan pernyataan bersama Kanselir Angela Merkel.
Merkel mengatakan bahwa Al-Thani telah meyakinkannya, dan keamanan Qatar juga terancam dengan perang melawan IS. “Tidak ada alasan untuk tidak percaya terhadap apa yang dikatakan Amir,” kata Merkel.
Qatar telah lama dituduh menggunakan kekayaan minyak dan gas mereka yang melimpah, untuk mendukung kelompok-kelompok pejuang di seluruh kawasan tesebut. Tuduhan serupa juga dialamatkan kepada negara-negara tetangganya di Teluk Arab.
Sebelumnya, Menteri Pembangunan Jerman Gerd Mueller mengatakan bahwa Qatar adalah “kata kunci” dalam hal pembiayaan IS. Pemerintah Jerman belakangan harus meminta maaf kepada Doha terkait tuduhan itu.
Editor : Imam S.
Sumber : Al Jazeera
The post Qatar Bantah Tuduhan Danai IS appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Qatar Bantah Tuduhan Danai IS"
Post a Comment