Syiah Hezbollah dan Menteri Kristen Lebanon Serukan Perangi Daulah Islamiyah

Shoutussalam.com – Kondisi perbatasan Suriah – Lebanon makin memanas setelah beredarnya kabar tentang eksekusi prajurit Lebanon beragama kristen yang akan melarikan diri dari genggaman pasukan Daulah.


The Daily Star, media terbitan Lebanon yang berbahasa Inggris, pada Ahad (07/09/2014) mengabarkan tentang seruan Menlu Lebanon yang beragama nasrani untuk memerangi Daulah Islamiyah.


“Solusinya adalah perang ideologis, religius, politik, diplomatik, media, finansial, keamanan dan militer secara total yang mana seluruh negara Arab mengikuti tanpa terkecuali,” demikian Menlu Gebran Basil menyebutkan.


Menteri beragama salib ini secara terang-terangan menyebutkan bahwa dukungan pihak-pihak seperti masyayikh Al-Azhar sangat penting dalam proses ini.


Sementara itu, Hezbollah Lebanon juga dikabarkan telah melatih milisinya guna menghadapi gerak-gerik pasukan Daulah Islamiyah. Seperti milisi Brigade Pertahanan Lebanon, yang disebut menampung semua simpatisan, termasuk non-syiah.


Sulaiman, pemuda berusia 27 tahun, yang oleh situs Al-Monitor disebut penganut Sunni, mengaku sedang dilatih dalam brigade tersebut.


“Oleh sebab itu, aku pergi latihan agar bisa menghadapi mereka jika mereka (Daulah-red) memasuki Lebanon,” demikian disampaikan oleh Sulaiman.


Ali Hashem, mantan jurnalis perang Al-Jazera menyebutkan dalam kolomnya bahwa eksponen paling aktif di perbatasan Lebanon dan Suriah saat ini adalah Daulah Islamiyah.


[sksd/dbs]

The post Syiah Hezbollah dan Menteri Kristen Lebanon Serukan Perangi Daulah Islamiyah appeared first on Shoutussalam.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syiah Hezbollah dan Menteri Kristen Lebanon Serukan Perangi Daulah Islamiyah"

Post a Comment