Shoutussalam - Rezim Syiah yang berkuasa di Baghdad, baru-baru ini telah membangun sebuah kompleks makam militer luas, menyusul semakin banyaknya jumlah bala tentara prajurit yang tewas terbunuh di tangan Mujahidin Daulah Islamiyyah, dikutip dari laporan salah seorang aktivis Iraq pro Revolusi di Distrik Jurf al Sakhr, Selatan Baghdad.
Kawasan Selatan Baghdad atau yang disebut dengan nama wilayah al Januub, merupakan daerah mayoritas Syiah dan jantung kekuatan rezim Shofawiy Iraq, mencakup kota suci Syiah Karbala yang berada di Selatan Jurf al Sakhr.
Di wilayah tersebut juga terdapat daerah yang oleh Amerika dijuluki dengan nama “The Triangle of Death” atau Segitiga Maut, area konflik paling mematikan antara Ahlus Sunnah dan Syiah, di era pendudukan Salibis Barat.
Rezim Syiah Iraq menghadapi aksi perlawanan bersenjata paling berat di Selatan Baghdad, dimana Mujahidin Daulah Islamiyyah berhasil membuka cabang kekuataannya disana setelah bertahun-tahun sebelumnya kekuatan Mujahidin hanya terkonsentrasikan di wilayah mayoritas Ahlus Sunnah.
Operasi militer Mujahidin juga sebatas aksi defensif atau bertahan, dengan menjauhkan pasukan Syiah dari kota-kota kaum muslimin, tanpa bisa mengalahkan musuh di jantung kekuatan musuh itu sendiri.
Beroperasinya Daulah Islamiyyah di wilayah al Januub, menandai kemajuan yang diperoleh Mujahidin, dengan ekspansi militer ke wilayah yang lebih luas. Dan sebaliknya menandai kekalahan rezim Syiah Iraq, karena peperangan yang mereka lalukan di wilayah Sunni tidak mampu mengecilkan kekuatan Mujahidin.
Sebagaimana perkataan salah seorang sesepuh dan pendiri Daulah Islamiyyah, anggota Majelis Syuro Mujahidin Iraq, Syaikh Abdullah al Janabi, “Era Mujahidin yang menjadi buronan mmusuh dan hanya mengkonsentrasikan kekuatan untuk bertahan dari gempuran musuh telah usai, karena hari ini telah datang saatnya bagi Mujahidin untuk memperluas wilayah kaum muslimin, dan memburu musuh-musuh agama ini hingga ke rumah-rumah mereka.”
Dari al Januub, Daulah Islamiyyah bisa melancarkan banyak serangan demi serangan ke wilayah-wilayah pusat Syiah, menguasai satu per satu kota dan pedesaan, juga memutus jalur utama suplai logistik militer Syiah dari Baghdad ke Karbala. [arkan/jf]
The post Tak Cukup untuk Menampung Tentara Syiah yang Tewas, Iraq Bangun Kompleks Pemakaman Baru appeared first on Shoutussalam.
0 Response to "Tak Cukup untuk Menampung Tentara Syiah yang Tewas, Iraq Bangun Kompleks Pemakaman Baru"
Post a Comment