3 Penyebab Suhu Ekstrim di Jakarta Akhir-akhir Ini

image


JAKARTA, muslimdaily.net - Suhu udara di wioayah Jakarta dan Bekasi dalam beberapa waktu terakhir ini hampir mencapai 40 derajat celcius. Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyampaikan seperti dikutip kompas.com (12/10) menyampaikan bahwa suhu berada di antara 38-39 derajat celcius dari sebelumnya yang maksimum hanya 35-37 derajat celcius.


Menurut Dodo Gunawan, Kepala Pusar Perubahan Ikoim dan kualitas Udara BMKG kepada kompas.com (11/10), beberapa penyebab peningkatan suhu menjadi ekstrim di wilayah Jakarta dan Bekasi adakah sebagai berikut.


1. Peningkatan emisi gas rumah kaca yang tinggi secara global. Hal ini menyebabkan pemanasan global. Jadi wajar jika suhu di Jakarta Bekasi ikut meningkat.


2. Pembangunan kota Jabotabek yang akhir – akhir ini cukup masif. Hal ini mengakibatkan hanya sedikit ruang hijau yang tersisa sehingga menyebabkan fenomena Heat Urban Land.


Heat Urban Land adalah peningjatan suhu di wilayah metropolitan akibat aktivitas manusia yang meliputi pembangunan, penggunaan kendaraan bermotor yang tak ramah lingkungan, serta beberapa faktir lain.


3. Perubahan land use. Kota besar dipenuhi beton. Ketika makhluk hidup cenderung bersifat menyerap panas, aspal dan beton justru memantulkan panas. Sehingga wajar jika udara bertambah panas.


Perubahan cuaca dan iklim yang ekstrim ini mensyaratkan para warga ibukota khususnya untuk melakukan perubahan gaya hidup dan memilih hal-hal yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, warga Jakarta dan sekitarnya perlu untuk lebih memperhatikan kesehatan di tengah perubahan suhu ekstrim seperti ini. Solusinya adalah dengan banyak minum air putih, memperbanyak sayur dan buah, serta memakai sun block ketika keluar rumah.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "3 Penyebab Suhu Ekstrim di Jakarta Akhir-akhir Ini"

Post a Comment