Bantah Aksi Kriminal, Pemerintah Irak Akui Milisi Syiah Bagian dari Militernya

KIBLAT.NET, Baghdad – Pemerintah Iraq baru-baru ini menyatakan bahwa milisi-milisi Syiah yang tergabung dalam satuan “Al-Hasd As-Sya’bi” adalah bagian dari pasukan resmi militer Iraq. Hal itu disampaikan Kementrian HAM Iraq, setelah lembaga Amnesty Internasional melaporkan bahwa milisi-milisi Syiah itu melakukan kejahatan perang terhadap warga Sunni di Iraq.


“Pasukan Al-Hasd As-Sya’bi merupakan bagian dari pasukan resmi bersenjata Iraq. Oleh karena itu, tidak mungkin mereka menculik, memeras, membunuh dan melakukan kejahatan perang,” klaim Kementrian HAM Iraq dalam siaran persnya, Rabu (15/10).


Kementerian mengatakan bahwa kemungkinan kejahatan itu dilakukan oleh perseorangan. Militer tidak mungkin melakukan kejahatan secara sistematis, sebagaimana yang disampaikan Kementrian HAM Iraq.


Pernyataan ini dikeluarkan untuk membantah tuduhan lembaga Amnesty Internasional yang mengungkap kejahatan sistematis, yang dilakukan milisi Syiah terhadap warga Ahlu Sunnah di wilayah-wilayah yang dikontrol pemerintah. Lembaga kemanusiaan itu melaporkan bahwa milisi Syiah menculik dan membunuhi warga Sunni, tanpa alasan jelas.


Amnesty mengatakan bahwa milisi-milisi Syiah itu membunuhi warga Sunni sebagai balasan atas serangan kelompok Daulah Islamiyah.


Perlu diketahui, “Al-Hasd As-Sya’bi” gabungan milisi Syiah yang dibentuk oleh organisasi Badr. Di antara milisi Syiah yang bergabung dalam koalisi itu adalah Badr, Ashaib Ahlu Haq, Jaisy Al-Mahdi dan Kataib Hizbullah. Mereka dipersenjatai dan didanai pemerintah untuk memerangi Ahlu Sunnah.


Sementara itu, pakar hukum Timur Tengah Suhail Al-Azzawi mengatakan bahwa pernyataan Kementrian HAM Iraq ini menjadikan milisi Syiah Iraq kebal hukum. Seluruh kejahatan yang mereka lancarkan menjadi hal yang sah di mata hukum Iraq.


Ia menjelaskan bahwa lembaga-lembaga negara dilindungi hukum dalam semua aktivitasnya. Jadi, lanjut Suhail, setiap pelanggaran yang dilakukan “Al-Hasd As-Sya’bi” akan dilindungi oleh hukum karena bisa diakui sebagai bagian dari tugas militer.


Sumber: Islammemo.cc

Penulis: Hunef


The post Bantah Aksi Kriminal, Pemerintah Irak Akui Milisi Syiah Bagian dari Militernya appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bantah Aksi Kriminal, Pemerintah Irak Akui Milisi Syiah Bagian dari Militernya"

Post a Comment