SLEMAN, Muslimdaily.net – Aksi Cepat Tanggap (ACT) sebuah lembaga kemanusian menyembelih seribu ekor kambing di kompleks Integrated Community Shelter (ICS) Dusun Gondang Legi Desa Hargobinangun Kecamatan Pakem Sleman Yogyakarta, Ahad (5/10/2014).
Ahyudin selaku Presiden ACT pusat mengatakan, kegiatan serupa secara rentak dilakukan di 20 negara. Nantinya daging kurban tersebut akan dibagikan di daerah bencana dan konflik di seluruh dunia. Di Yogyakarta, daging kurban akan dibagikan di 120 desa meliputi warga lereng Merapi hingga warga di Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menggunakan Armada Global.
“Dari seribu kambing ini 60 persen donatur berasal dari Indonesia, 40 persen dari luar negeri. Mereka mendonasikan uang kepada kami, untuk selanjutnya dibelikan hewan kurban. Mengenai pemilihan kambing atau sapi, disesuaikan dengan tingkat populasi hewan di daerah setempat. Kebetulan di Pulau Jawa kebanyakan kambing,” katanya. Seperti dilansir krjogja.
Uniknya menurut Ahyudin dari seribu kambing yang disembelih di ICS tersebut tidak ada satupun donatur berasal dari Yogyakarta. Bahkan kambing yang pertama kali disembelih milik warga Muslim Inggris. Itu menandakan, jika dengan mengikuti program Global Qurban dapat membantu warga kurang mampu di seluruh dunia.
Selama ini lanjut Ahyudin, warga memilih berkurban di sekitar tempat tinggal masing-masing. Untuk itu tidak heran, jika dalam satu wilayah ditemukan banyak hewan kurban. Baik itu sapi maupun kambing. Sedangkan di daerah lain ternyata jumlah hewan kurbannya sedikit, sehingga cenderung kurang merata.
“Padahal Idul Adha akan lebih terasa maknanya jika bisa dirasakan seluruh warga masyarakat. Terutama mereka yang kurang mampu yang hanya dapat mengkonsumsi daging kambing ataupun sapi hanya ketika Idul Adha,” jelasnya.
ACT mulai mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan Global Qurban ini sejak sebulan lalu dan sudah terkumpul lima ribu ekor kambing yang setara dengan Rp 10 miliar. Sedangkan sapi sudah lebih dari 200 ekor
0 Response to "Di Lereng Merapi ACT Sembelih 1000 Kambing"
Post a Comment