KIBLAT.NET, Anbar – Dewan provinsi Anbar, Kamis (16/10), mengumumkan bahwa Departemen Dalam Negeri menyepakati pembentukan brigade khusus beranggotakan milisi-milisi suku pro-pemerintah di Anbar. Pemerintah juga berencana mempersenjatai 40 suku di Diyala untuk membantu melawan Daulah Islamiyah.
Menurut Ketua Komite Provinsi Anbar, Ahmad Hamid, brigade yang akan dibentuk tersebut berkekuatan tiga ribu petempur dari berbagai suku di Anbar. Mereka merupakan petempur pilihan dari milisi-milisi suku yang mendukung pemerintah memerangi Daulah Islamiyah.
Hamid menambahkan bahwa ribuan pasukan itu akan dilatih antara satu hingga dua bulan oleh ahli militer Iraq dan Amerika. Pusat pelatihan mereka di pangkalan militer Habaniyah di timur Ramadi dan pangkalan Ain Al-Asad di pinggiran Baghdad.
Sementara itu di Diyala, Kepala Polisi setempat Letjen Jamil Samri mengatakan bahwa militer Iraq akan mempersenjatai 40 suku yang mendukung perang terhadap Daulah di provinsi di utara Iraq itu. Langkah ini untuk merebut kembali kota-kota di Diyala yang diduduki Daulah Islamiyah.
“Tujuan mempersenjatai mereka dalam rangka memulai operasi militer besar-besaran untuk membebaskan seluruh wilayah di provinsi,” ujar Samri.
Anggota Parlemen Irak dari sekte Syiah juga berujar bahwa seluruh provinsi Diyala akan kembali direbut dalam beberapa minggu ke depan. Ia yakin pasukan Syiah-nya akan mampu melumpuhkan Daulah.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef
The post Iraq Manfaatkan Kelompok Suku Pro-Pemerintah untuk Hadapi Daulah appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Iraq Manfaatkan Kelompok Suku Pro-Pemerintah untuk Hadapi Daulah"
Post a Comment