M Fachry untuk Al-Mustaqbal Channel
OTTAWA, KANADA (Al-Mustaqbal Channel) – Kadana akhirnya ikut dalam koalisi Salib di bawah komando AS, memerangi Daulah Khilafah. Melalui Perdana Menteri Kanada, Stephen Harper yang pada Jumat (03/10/2014) menggariskan recana untuk mendapat dukungan parlemen agar Kanada mengikuti misi tersebut.
Harper mengatakan parlemen, yang partai tempatnya berasal, Tory Party, memiliki kursi mayoritas, akan diminta untuk melakukan pemungutan suara pada Senin tentang misi “kontraterorisme” selama enam bulan.
Jika parlemen memberikan lampu hijau seperti yang diharapkan, ini akan menjadi ekspedisi militer pertama kalinya yang dilakukan Kanada sejak ekspedisi ke Libya pada 2011.
Dalam pernyataannya di parlemen, Harper mengatakan sejumlah jet tempur CF-18 serta pesawat pengisi-ulang bahan bakar udara-ke-udara, akan dikerahkan ke wilayah tersebut untuk menyerang target-target di perbatasan Irak.
Media lokal yang mengutip sumber-sumber militer yang tidak disebutkan namanya, menyebut pesawat CF-18s yang dikerahkan berjumlah delapan unit.
Sementara itu, Kanada juga telah mengirimkan 69 tentaranya ke Irak utara untuk menasihati pasukan keamanan dalam memerangi gerilyawan di bagian utara negara itu, kata Perdana Menteri Kanada Stephen Harper Selasa.
Harper memberikan gambar kepada parlemen saat partai oposisi ditekan untuk klarifikasi pernyataan pemerintah yang mengatakan “beberapa lusin” personil pasukan khusus telah dikerahkan bulan ini.
Penyebaran pasukan diikuti oleh seruan AS untuk koalisi internasional yang luas “untuk menurunkan, dan akhirnya menghancurkan ancaman IS.”
Keputusan Kanada untuk ikut koalisi pasukan Perang Salib Modern ini tentunya bukan tanpa konsekuensi, sebagaimana AS dan Inggris yang warganya akhirnya dieksekusi oleh Daulah Islam. Wallahu a’lam bis showab!
Sumber : Antara News
0 Response to "Kanada Ikut Koalisi Salib Perangi Daulah Khilafah"
Post a Comment