Mainstream Baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia

HTI Press, Palembang. Massa Mahasiswa yang tergabung dalam Mahasiswa Hibut Tahrir Indonesia kota Palembang melaksanakan Indonesian Congress Moeslem of Students (ICMS). Acara yang berlangsung selama tiga hari, dimulai dari kampus Unsri Indralaya (17/10) diikuti 120 orang Mahasiswa dari kampus Unsri Indralaya dan beberapa perwakilan mahasiswa Palembang, melakukan longmarch dari depan kampus Unsri menuju tugu Timbangan KM. 32.


Acara hari ke-2 (18/10) dilakukan di dua titik kota Palembang, yaitu Bundaran Air Mancur (BAM) dan Taman bawah Fly Over, diikuti sekitar 200 orang Mahasiswa dari perwakilan kampus UNSRI, IAIN, Politeknik, PGRI, UMP, dan kampus lainnya mendapat tanggapan positif dari Sutarno, MT dosen Fakultas Ilmu Komputer Universitas Sriwijaya. “1400 tahun lalu Islam bisa berjaya bukan hanya karena kehebatan individu belaka,namun juga dikarenakan Islam diterapkan secara kaffah oleh Negara.” Katanya saat memberi orasi di hadapan peserta ICMS.


Kongres Jalanan yang mengangkat Tema We Need Khilafah, Not Democracy puncaknya dilakukan simpang 5 DPRD Sumatera Selatan (19/10). Sebelum kumpul di titik puncak acara tersebut massa melakukan long march dari bundaran air mancur, dan fly over menuju simpang 5 DPRD, diikuti lebih kurang dari 300-an perwakilan Mahasiswa dari Palembang, Indralaya, dan Lubuklinggau.


Luckiansa, ketua LKM HTI Sumsel saat dikonfirmasi tujuan acara tersebut untuk membuat mainstream baru pergerakan Mahasiswa Sumatera Selatan untuk sama-sama berjuang untuk tegaknya Khilafah, dan meninggalkan demokrasi.[] MI Sumsel


??????????????????????????????? Sambutan Ketua Panitia Pidato Politik Sutarno,MT peserta akhwat Pernyataan Sikap orator VI Orator III oratar V longmarch longmarch ICMS dari Merdeka

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mainstream Baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia"

Post a Comment