"Iklan antirokok tidak membuat masyarakat takut untuk merokok. Contohnya iklan yang dibuat Kemenkes itu (tentang pengakuan korban kanker faring) sebagai sesuatu anomali tidak merubah perilaku," kata Amirsyah, Wakil Sekjen MAjelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Kamis (09/10/2014).
The post MUI: Iklan Anti Rokok Belum Efisien appeared first on Islampos.
0 Response to "MUI: Iklan Anti Rokok Belum Efisien"
Post a Comment