M Fachry untuk Al-Mustaqbal Channel
KHILAFAH ISLAMIYAH (Al-Mustaqbal Channel) – Tidak menghiraukan seruan Daulah Khilafah Islamiyah agar Inggris menghentikan serangan ke wilayah Daulah, Alan Henning (47) akhirnya dieksekusi, menyusul rekan-rekannya sebelumnya. Di akhir video, Mujahidin Daulah Islam kembali memperkenalkan sandera berikutnya, yakni Peter Kassiq, pria 24 tahun yang nasibnya juga berada di kebijakan luar negeri Inggris dan AS.
Daulah Khilafah Islamiyah kembali merilis sebuah video yang memperlihatkan eksekusi tawanan mereka, kali ini Alan Henning, Jum’at (03/10/2014).
“Obama, Anda sudah mulai menghancurkan Suriah, dan sekarang kami akan menyerang orang-orang Anda,” ujar Mujahidin Daulah Islam.
Video ini adalah video keempat yang dirilis oleh Daulah Islam yang menampilkan eksekusi para tawanan Daulah akibat kebijakan luar negeri AS dan Inggris, memerangi Daulah Islam. Sebelumnya sudah dieksekusi James Foley (AS), Steven Sotloff, David Haines, dan kini Alan Henning.
Sebagaimana biasa, Perdana Menteri Inggris David Cameron kembali hanya mengutuk aksi eksekusi kepada warganya tersebut, sementara kebijakan luar negerinya tetap tidak berubah, memerangi Daulah Islam.
“Kami akan melakukan segala hal untuk memburu para pelaku dan mengadili mereka,” kata dia dalam pernyataan tertulis, Jumat (03/10/2014).
Di akhir video, Mujahidin Daulah Khilafah Islamiyah menunjukkan seorang tawanan yang diidentifikasi sebagai Peter Kassig asal Amerika Serikat. Video yang ditemukan oleh organisasi pengamat terorisme SITE itu dimulai dengan berita tentang pengesahan dari parlemen Inggris untuk serangan udara dengan target Daulah Islam.
Adegan selanjutnya menunjukkan Henning yang berlutut dengan latar belakang padang pasir. Dia mengenakan baju berwarna orange seperti layaknya seorang tahanan sementara di belakangnya berdiri Mujahidin Daulah Islam.
Dengan menatap kamera, Henning mengatakan bahwa sebagai seorang warga negara Inggris, dia harus membayar harga dari pilihan parlemen yang mengesahkan serangan udara. Kemudian, Mujahidin Daulah Islam mulai berbicara yang ditujukan kepada Cameron.
“Darah David Haines merupakan tanggung jawab anda, Cameron. Alan Henning juga akan dipenggal, namun kali ini darahnya akan berlumuran di tangan anggota parlemen Inggris,” ujarnya. Setelah pemenggalan, adegan beralih ke gambar lain di mana Mujahidin Daulah Islam yang bertindak sebagai eksekutor tersebut mengenalkan Peter Kassig, pria 24 tahun dari Amerika Serikat yang juga bekerja di badan kemanusiaan.
“Obama, anda memulai pengeboman terhadap Suriah yang membunuh warga kami,” kata dia. Maka tutur, Mujahidin beraksen Inggris itu, Daulah Islam berhak memenggal leher warga AS.
Sumber : dbs
0 Response to "Parlemen Inggris Sepakat Serang Daulah, Alan Henning Dieksekusi"
Post a Comment