Puasa Arafah Menghapus Dosa

puasa arafah DETIKISLAM.COM – Hari istimewa nanti pada tanggal 9 Dzulhijjah. Yang berarti wuquf di ‘Arafah bagi jama’ah haji dan bagi selain mereka berpuasa padanya dikerjakan. Para ulama sepakat, puasa hari ‘Arafah adalah puasa sunnah dalam sehari yang paling utama. Keutamannya diterangkan dalam hadits Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,


صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ


“Puasa hari ‘Arafah; aku berharap kepada Allah akan menghapuskan dosa setahun yang telah lalu dan setahun sesudahnya.” (HR. Muslim dari hadits Abu Qatadah Radhiyallahu ‘Anhu)


Dalam redaksi lain, “Dan beliau ditanya tentang puasa hari ‘Arafah, lalu beliau menjawab:


يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ


“Ia menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun sesudahnya.” (Muslim)


Al-Madhiyah: Setahun yang telah lalu, yakni pada tahun tersebut karena yaum ‘Arafah berada di penghujung tahun. Sedangkan al-Baqiyah: setahun yang akan datang. Jadi puasa hari ‘Arafah menghapuskan dosa dua tahun.


Makna Meghapuskan dosa Dua Tahun


“Menghapuskan dosa dua tahun” bisa mengandung dua pengertian: Pertama, Allaha menghapuskan dosa-dosanya selama dua tahun (jika dosa-dosa besar dijauhi). Kedua, Allah akan menjaganya sehingga tidak melakukan kemaksiatan pada masa dua tahun tersebut.” [Lihat: Shahih Fiqih Sunnah, Syaikh Abu Malik Kamal: 3/185]


Dosa yang akan dihapuskan melalui puasa ini adalah dosa-dosa kecil, bukan dosa besar. Karena dosa besar membutuhkan taubat darinya. Sedangkan dihapuskannya tersebut memiliki syarat, yakni: dengan meninggalkan dosa-dosa besar. Hal ini seperti firman Allah Ta’ala,


إِنْ تَجْتَنِبُوا كَبَائِرَ مَا تُنْهَوْنَ عَنْهُ نُكَفِّرْ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ


“Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar yang kalian dilarang mengerjakannya, nisacaya kami hapuskan kesalahan-kesalahan (dosa-dosa kecil) kalian.” (QS. Al-Nisa’: 31)


Ibnu Katsir berkata, “Maksudnya: Apabila kalian jauhi dosa-dosa besar yang kalian dilarang darinya, kami hapuskan dosa-dosa kecil dari kalian dan kami masukkan kalian ke dalam surga.”


Maka sangat penting kita mengkaji agama diantaranya kita dapat mengenal dosa-dosa besar, untuk menjauhinya dan mengetahui bagaimana taubat nasuha, bagi yang terlanjur. Diantaranya dengan melakukan shalat taubat, perbanyak istighfar, menyesal perbuatan dan mengadakan perbaikan ibadah dan perilakunya.


Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Shalat lima waktu, satu Jum’at ke Jum’at berikutnya, satu Ramadhan ke Ramadhan berikutnya menjadi kafarah (penghapus dosa) di antara keduanya jika dijauhi dosa-dosa besar.” (HR. Muslim)


Karenanya, mari kita berpuasa Arafah yang tahun ini jatuh pada tanggal 9 Dzulhijjah, untuk meninggikan derajat kita, memperbanyak catatan kebaikan kita, dan menghapuskan dosa-dosa kita.[]


Oleh : Ustadz Yusuf Mansur


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Puasa Arafah Menghapus Dosa"

Post a Comment