HTI Press, Sungai Penuh. Rencana pemerintah ingin menaikkan harga BBM direspon oleh DPD II Hizbut Tahrir Kota Sungai Penuh dengan mengadakan aksi damai Tolak Kenaikan BBM Ahad (9/11) sekitar pukul 10.30 WIB di Tugu Adipura Sungai Penuh. Masa yang juga gabungan dari organisasi mahasiswa GEMA Pembebasan Kerinci dan LDK – Al Islam itu mengajak masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh untuk bersama-sama menolak kebijakan pemerintah yang dzolim ini.
Aksi yang dipimpin oleh Korlap Agustian ini mendapat perhatian dari warga yang sedang berada di lokasi aksi. Warga di sekitar juga mendukung aksi Hizbut Tahrir menolak kenaikan BBM karena kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga BBM akan langsung dirasakan dampak buruknya oleh warga.
Selama satu jam lebih orator aksi secara bergantian menyampaikan orasi. Di hadapan insan media yang saat itu sedang meliput berjalannya aksi ini orator menyampaikan bahwa rencana kebijakan kenaikan BBM adalah langkah menuju liberalisasi MIGAS. Hal ini merupakan implikasi penerapan sistem Kapitalisme yang digunakan dalam mengelola ekonomi negara ini termasuk dalam penyusunan APBN. Jadi, siapapun rezimnya, selama masih tunduk kepada Kapitalisme, akan bersikap sama, termasuk rezim Jokowi yang mengklaim merakyat.
Labih lanjut Ketua DPD II HTI Kota Sungai Penuh Ustad Fakhruddin menyatakan bahwa problem yang dihadapi pemerintah dan masyarakat negara ini, termasuk dalam masalah energi, sesungguhnya amat mudah solusinya jika negara ini diatur berdasarkan syariah Islam. Dalam sistem tersebut, misalnya, barang-barang tambang yang jumlahnya melimpah adalah milik umum (rakyat) yang tidak boleh diserahkan kepada swasta apalagi asing. Negara seharusnya mengelola semua itu dengan baik dan hasilnya digunakan untuk kepentingan rakyat.
Untuk itu satu-satu jalan untuk membebaskan diri penjajahan ini adalah dengan menegakkan Khilafah yang akan menerapkan syariah Islam. Walhasil, penegakan Khilafah seharusnya menjadi agenda utama bangsa ini untuk membebaskan diri dari penjajahan Kapitalisme.[]MI Jambi
0 Response to "HTI Ajak Masyarakat Kerinci dan Kota Sungai Penuh Tolak Penaikan Harga BBM"
Post a Comment