Langkah Keamanan Islamofobis Resahkan Muslim Inggris

islamophobia2 AntiLiberalNews - Langkah-langkah keamanan bernuansa Islamofobia, yang baru diresmikan di Inggris oleh sekretaris negara untuk “mengatasi ‘terorisme’ ” (baca : menyingkirkan Islam), telah memicu keprihatinan di kalangan warga Muslim, yang melihatnya sebagai upaya memecah-belah dan tergesa-gesa.


“Bagi kami, untuk hidup dalam komunitas yang sama dan bekerja bersama-sama, kita harus berjuang bersama-sama. Saya pikir hukum-hukum ini akan memisahkan kita,” kata Fatima Ali (46 tahun), seorang perawat, kepada Agence France Presse (AFP) pada hari Rabu (26/11).


“Saya pikir mereka dibuat dengan terlalu tergesa-gesa,” tambahnya.


Awal pekan ini, Menteri Dalam Negeri Inggris Theresa May menguraikan langkah-langkah baru dalam RUU, termasuk pembentukan kewajiban hukum untuk universitas, sekolah dan penjara untuk “mencegah ‘terorisme’ dan ‘radikalisasi’ ” (baca : mencegah berkembangnya Islam).


Di bawah judul “Kontra-Terorisme dan RUU Keamanan”, langkah-langkah baru tersebut meliputi larangan perusahaan asuransi untuk membayar uang tebusan kepada penculik, pencabutan kewarganegaraan sementara bagi warga Inggris yang dituduh melakukan kegiatan “teroris” (baca : Jihad) di luar negeri dan kewajiban maskapai penerbangan untuk memberikan data penumpang kepada pemerintah.


Red : Wijat


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Langkah Keamanan Islamofobis Resahkan Muslim Inggris"

Post a Comment