AntiLiberalNews - Pembunuhan terbaru dari seorang cendekiawan Muslim Kenya, yang merupakan seorang kritikus vokal dalam banyak hal termasuk anarkisme aparat anti-”teror” (baca : anti-Islam) pemerintah ala Densus 88 yang berlebihan, telah memicu rasa kehilangan yang mendalam di kalangan Ulama di negara itu, yang bersumpah untuk bertahan dalam mendakwahkan kebenaran di negara Afrika Timur itu.
“Beliau adalah orang yang kita panuti dalam hal bimbingan tentang isu-isu berat yang mempengaruhi masyarakat umum. Kata muadzin Masjid Bilal, Husein Chimwenje, kepada Sabahi Online pada Kamis (13/11).
Chimwenje berduka atas cendekiawan Muslim Salim Bakari Mwangari yang gugur akibat ditembaki pada 4 November lalu , ketika beliau sedang dalam perjalanan pulang setelah Shalat Isya di Masjid Bilal yang berada di kawasan Likoni, Mombasa ini.
Red : Wijat
0 Response to "Muslim Kenya Berduka Atas Gugurnya Ulama Berpengaruh"
Post a Comment