Oleh : Rizka Kusuma Rahmawati, BEM J Sejarah dan Kebudayaan Islam, Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga. “KEBEBASAN” waria kini begitu ketara. Ajang buka-bukaan pada sebuah parade menjadi tempat strategis bagi mereka. sampai hari ini tercatat dua kali parade menyuguhkan mereka jalan berkelok-kelok di depan masyarakat umum. Berjalan dengan senyum sumringah seolah rakyat bergembira. Tak jarang pula dengan angkutan becak menjadi transportasi mereka dalam kemeriahan parade kota.
The post Parade dan Kemaksiatan appeared first on Islampos.
0 Response to "Parade dan Kemaksiatan"
Post a Comment