Buntut Penyiksaan CIA, Politikus Prancis Desak Keluar dari NATO

KIBLAT.NET, Paris — Pengungkapan teknik penyiksaan CIA terhadap tahanan terdakwa terorisme telah memicu kritik luas dari berbagi penjuru dunia. Pemimpin Partai Barisan Nasional Prancis, Marine Le Pen, mengatakan hal itu memberikan alasan bagi Prancis untuk keluar dari NATO.


“Jika memang semua orang marah dengan penyiksaan yang digunakan oleh AS itu, mari kita tinggalkan NATO,” kata Le Pen, dalam wawancara dengan radio Europe 1, Sabtu (13/12). Dia juga menulis pernyataan yang sama di akun Twitter-nya.


Senat Amerika Serikat merilis laporan penyiksaan CIA pada Selasa (09/12). Laporan tersebut menjelaskan penyiksaan yang dilakukan oleh badan pusat intelijen AS tersebut terhadap para tahanan setelah peristiwa 9/11.


Setelah empat tahun penelitian dengan biaya lebih dari 40 juta dolar, temuan itu mengungkap “penyempurnaan teknik interogasi”. Teknik interogasi dengan penyiksaan itu diterapkan oleh CIA di balik tembok-tembok penjara rahasia di luar negeri.


Laporan ini memunculkan pertanyaan serius terhadap teknik interogasi yang kontroversial yang termasuk pengurangan waktu tidur, waterboarding, pemberian makanan lewat dubur, dan lain-lain.


Dianne Feinstein, ketua panitia, mengakui bahwa teknik yang “penyiksaan,” meskipun kata itu tidak pernah digunakan dalam laporan. Temuan itu juga mengungkap bahwa perlakuan CIA melanggar mandat hukum lembaga itu sendiri, saat penyidik menemukan bukti penipuan sistematis badan intelijen itu terhadap Kongres.


Sejak pengumuman laporan itu, kelompok hak asasi manusia terkemuka telah mendesak untuk menuntut pejabat AS yang bertanggung jawab, yang tercantum dalam dokumen.


Meskipun hasil penyelidikan Senat itu memicu gelombang kritik dan kemarahan, Departemen Kehakiman (DOJ) pada mengatakan bahwa tidak akan melakukan dakwaan terhadap mereka yang terlibat dalam kekejaman interogasi itu.


Petugas khusus PBB untuk penyiksaan, Juan Mendez, mengatakan bahwa laporan itu kemungkinan akan menciptakan momentum yang akan membawa orang-orang yang terlibat ke pengadilan. Dia juga bersikeras bahwa negara-negara yang terlibat dalam penyiksaan CIA perlu untuk melakukan penyelidikan terhadap lembaga masing-masing.


Sebelumnya, Le Pen mengkritik hubungan dekat Presiden Perancis Francois Hollande dengan AS, dan meminta Perancis untuk meninggalkan NATO. Dia mengatakan bahwa NATO merupakan kesempatan bagi Amerika Serikat untuk memperluas pengaruhnya.


Sumber : rt.com
Penulis : Imam S.


The post Buntut Penyiksaan CIA, Politikus Prancis Desak Keluar dari NATO appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Buntut Penyiksaan CIA, Politikus Prancis Desak Keluar dari NATO"

Post a Comment