AntiLiberalNews - Seorang pemuda Muslim berusia 29 tahun telah ditangkap dan dimasukkan ke dalam penjara di Arakan, setelah pihak berwenang rezim ekstremis Budha Myanmar menangkapnya hanya karena ia seorang ahli komputer.
Pria Muslim Rohingya bernama Mujibur Rahman Sirajul Haq, ditangkap dan komputernya disita dari rumah dan kantornya, Arakan News Agency melaporkan pada hari Ahad (7/12).
Menurut kantor berita tersebut, Sirajul Haq telah diikuti oleh pihak berwenang selama berbulan-bulan, karena rezim takut ia mungkin akan menggunakan pengalamannya untuk menghubungi dunia pers dan melaporkan penindasan serta pembantaian terhadap Muslim Rohingya di Arakan.
Pemuda itu dimasukkan ke dalam penjara beberapa jam setelah penangkapannya, sementara semua pusat komputer di kota Mangdo terus menutup diri karena khawatir mereka mungkin akan ditangkap juga.
Penangkapan itu dilakukan saat otoritas rezim ekstremis Budha Myanmar memperpanjang kampanye baru terhadap pengguna komputer dan sejumlah alat komunikasi lainnya di Arakan, sebagai bagian dari upaya pemberangusan media terhadap berita Muslim Rohingya di distrik tersebut.
Red : Wijat
0 Response to "Hanya Karena Ahli Komputer, Rezim Ekstremis Budha Myanmar Tangkap Pria Muslim"
Post a Comment