Muslim Boston Kekurangan Tenaga Imam Masjid

masjid boston AntiLiberalNews - Bagi banyak Muslim di Boston, menemukan Imam baru untuk Masjid mereka tampak nyaris mustahil.


“Kami mengharapkan superman,” kata Hamzah Mahmud (14 tahun) kepada Boston Globe pada hari Kamis (4/12).


Di Masjid terbesar New England, menemukan seorang Imam untuk menggantikan William Suhaib Webb, Imam sebelumnya yang kini menerima pekerjaan baru, tidak akan menjadi tugas yang mudah.


Masyarakat Islam dari Pusat Budaya Boston di Roxbury telah menetapkan tuntutan untuk Imam baru, diantaranya dia harus merupakan cendekiawan, guru dan pemimpin Islam yang terpercaya serta memiliki hafalan Qur’an yang luas.


Imam yang diinginkan juga harus menarik bagi kaum muda, sabar, terbuka, dinamis, rendah hati, fasih berbahasa Arab dan Inggris serta mampu berinteraksi dengan masyarakat dengan baik.


Kebutuhan mendesak untuk Imam baru, yang akan memberdayakan lembaga-lembaga Islam di Amerika, menjadi lebih mendesak ditengah meningkatnya sentimen Islamofobia akhir-akhir ini.


Red : Wijat


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Muslim Boston Kekurangan Tenaga Imam Masjid"

Post a Comment