AntiLiberalNews - Dalam upaya untuk mengurangi tingkat perceraian yang tengah melonjak, masyarakat Muslim di Malawi telah mengintensifkan upaya untuk memaksimalkan ajaran-ajaran dari Al-Qur’an dalam rangka menjaga kesucian pernikahan.
“Islam menganggap pernikahan sebagai landasan iman. Dan dalam salah satu hadits, Nabi (Muhammad SAW) meninggikan pernikahan sebagai salah satu perintah bagi seorang Muslim beriman,” kata Syeikh Muhammad Uthuman, konsultan pernikahan di Asosiasi Muslim Malawi (MAM) kepada OnIslam pada Kamis (25/12).
“Sekedar mengungkapkan, ada kenaikan tingkat perceraian di antara pasangan menikah di negara ini yang cukup mengganggu bagi kami.
“Oleh karena itu, sebagai komunitas Muslim, kami menghargai kesucian pernikahan berdasarkan pada ajaran Al-Qur’an.
“Sebuah keluarga adalah sebuah blok bangunan untuk masyarakat yang sukses. Jika karena itu kita membiarkan tingkat perceraian tetap setinggi yang dilaporkan, masyarakat kita tidak akan memiliki nilai yang bisa dibanggakan dan pada akhirnya, struktur masyarakat kita akan hancur. ”
Baru-baru ini, telah ada laporan media bahwa negara itu terdaftar sebagai salah satu negara dengan tingkat perceraian tertinggi di Afrika.
Red : Wijat
0 Response to "Muslim Malawi Lawan Perceraian dengan Al-Qur’an"
Post a Comment