Perancis Pulangkan Tentara Terakhirnya dari Afghanistan

KIBLAT.NET, Kabul – Perancis memulangkan pasukan terakhirnya dari Afghanistan pada Rabu, (31/12). Pemulangan itu menyusul penghentian misi militer di Afghanistan oleh NATO. Misi militer ini diakhiri di tengah bayang-bayang kekuatan Taliban yang semakin kuat.


Pasukan terakhir yang ditarik ini terdiri dari 150 tentara. Itu merupakan batalion terakhir militer Perancis, setelah negara tersebut menarik pasukannya pada 2012 silam.


Batalion tersebut ditugaskan di sekitar bandara internasional Kabul untuk melatih tentara Afghanistan. Selain itu, mereka melatih polisi Afghanistan menjaga stabilitas keamanan.


Misi militer Perancis secara resmi berakhir di Afghanistan bersamaan upacara penutupan misi militer oleh NATO pada Ahad lalu (28/12). Upacara itu sendiri digelar secara sembunyi-sembunyi dan sederhana. NATO takut menjadi sasaran serangan Taliban yang beberapa waktu terakhir berhasil menembus daerah dengan pengamanan super ketat.


Dengan ditariknya tentara Perancis ini, tidak ada lagi keberadaan tentara Perancis di Afghanistan. Mereka telah berada di Afghanistan selama 13 tahun bersama tentara AS dan tentara NATO.


Menurut laporan, Paris telah menugaskan 70 ribu pasukan di Afghanistan selama 13 tahun tersebut. Sedikitnya 89 tentara tewas dan 700 lainnya luka-luka. Di antara mereka ada yang cacat permanen.


Sementara itu, meski NATO secara resmi mengakhiri misi militernya selama 13 tahun, lembaga yang dikendalikan AS itu akan tetap menempatkan 12.500 tentara di Afghanistan. Ribuan tentara itu, menurut AS, tidak turun dalam pertempuran. Mereka bertugas untuk melatih tentara Afghanistan untuk melawan Taliban.

Sumber: Sky News Arabia

Penulis: Hunef


The post Perancis Pulangkan Tentara Terakhirnya dari Afghanistan appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perancis Pulangkan Tentara Terakhirnya dari Afghanistan"

Post a Comment