SAMARRA, IRAQ (Panjimas.com) – Sniper Daulah Islamiyah menembak mati seorang Jenderar dari Iran yang menjabat sebagai penasehat bagi tentara Iraq dan milisi Syiah.
Humas Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengumumkan bahwa Jenderal Hamid Taqavi tewas saat bertugas di Samarra, Iraq ketika bertugas melindungi kuil Syiah “Hassan Askari” pada Sabtu (27/12/2014).
Taqavi menjabat sebagai penasihat bagi Tentara Iraq dan mobilisasi tentara dari kalangan rakyat Syiah Iraq. Ia merupakan rujukan bagi milisi Syiah yang berjuang bersama militer Irak. Hami Taqavi yang merupakan anggota Iran Qods Force, adalah ekspedisi dalam operasi khusus sayap dari Garda Revolusi Iran (IRGC), bertugas mendukung milisi militer dan Syiah Irak, termasuk Brigade Badr, Brigade Hizbullah, Asaib al Haq dan milisi lain dari pentolan Syiah Muqtada al Sadr.
Milisi Syiah berperan dalam memperkuat pasukan Irak dalam memerangi mujahidin Daulah Islamiyah.
Taqavi adalah perwira dengan pengalaman tempur sedemikian banyak. Ia menjadi komandan saat Peran Iran-Irak 1980-1988.
Samarra adalah sebuah front utama dalam perang Irak saat melawan Daulah Islamiyah dan Iran telah menempatkan peran cukup penting dalam mendukung milisi militer dan Syiah Irak yang beroperasi di sana.
Al Askari di Samarra adalah salah satu kuil paling penting dalam sekte Syiah dan bila jatuh ke tangan Daulah Islamiyah akan menjadi pukulan besar bagi Iran. Selain itu, Samarra adalah ujung tombak dalam mengamankan Baghdad. Daulah Islamiyah telah berusaha untuk mengendalikan kota lain di utara Baghdad untuk mengelilingi ibukota tersebut dan mengepung rezim Syiah. [AW/Lwj]
The post Sniper Mujahidin Daulah Islamiyah Tembak Mati Jenderal Syiah Iran di Kota Samarra Iraq appeared first on Panjimas.
0 Response to "Sniper Mujahidin Daulah Islamiyah Tembak Mati Jenderal Syiah Iran di Kota Samarra Iraq"
Post a Comment