Uni Eropa Larang Penjualan Bahan Bakar Jet ke Suriah

KIBLAT.NET, Brussel — Pemerintah Uni Eropa pada Jumat (12/12) sepakat untuk melarang ekspor bahan bakar jet ke Suriah mulai hari Ahad (14/12). Pasalnya menurut mereka jet-jet itu telah digunakan oleh angkatan udara rezim Suriah untuk melakukan serangan membabi buta terhadap warga sipil.


Larangan ini juga mencakup pendanaan dan asuransi yang berkaitan dengan ekspor bahan bakar jet ke Suriah. Eropa sangat bergantung pada impor bahan bakar jet dari Timur Tengah, dan itu tidak ada penjelasan berapa banyak bahan bakar dari Uni Eropa yang benar-benar diekspor ke Suriah.


Bahan bakar dan zat tambahan khusus yang digunakan oleh pesawat sipil yang berasal dari luar Suriah dan mendarat di negara itu akan tetiahap dibiarkan. Sehingga, pesawat-pesawat itu dapat melanjutkan penerbangan mereka.


Menteri Uni Eropa pada prinsipnya telah sepakat untuk melarang penjualan bahan bakar jet untuk Suriah sejak bulan Oktober. Namun pelaksanaan kesepakatan itu baru terealisasi sekarang.


“Warga sipil tak berdosa dalam jumlah besar telah meninggal karena angkatan udara rezim Assad sengaja menjatuhkan senjatanya, termasuk bom birmil,” kata Menteri Inggris untuk wilayah Timur Tengah, Tobias Ellwood.


“Langkah ini akan memastikan bahwa tidak ada orang atau perusahaan Uni Eropa akan terlibat dalam penyediaan bahan bakar jet ke Suriah. Saya mendorong semua negara untuk melarang menyediakan bahan bakar jet bagi rezim Assad,” katanya.


PBB mengatakan sedikitnya 3,2 juta warga Suriah telah mengungsi dan 200.000 lainnya telah tewas dalam konflik yang telah berlangsung selama lebih dari tiga tahun. Konflik Suriah meletus setelah kekejaman rezim Bashar Al-Asad diprotes sacara besar-besaran oleh warganya sendiri.


Sumber : Al Arabiya

Penulis : Imam S.


The post Uni Eropa Larang Penjualan Bahan Bakar Jet ke Suriah appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Uni Eropa Larang Penjualan Bahan Bakar Jet ke Suriah"

Post a Comment