Sahabat shalihku mari kenali “nafsu” yang bersemai pada setiap insan dan diri kita:
- Nafsu Ammarah (QS Yusuf 53), ini adalah nafsu yang hanya puas kalau sudah ma’siyat, sangat tidak suka ibadah, benci nasehat kebaikan dan ketaatan kepada Allah. Seperti, senang berzina, sangat pemarah, hobi mabuk, benci ulama, ketagihan makan haram, korupsi, dan sebaginya.
- Nafsu Lawwamah (QS Al Qiyamah 2), nafsu standar ganda, dari kata “laima” yang artinya mencela dirinya setelah berbuat ma’siyat, lalu sangat menyesal ,tetapi tidak lama kemudian ketagihan lagi. Seperti, shalatnya rajin tetapi masih suka berzina, tentu yang salah bukan shalatnya, pelakunya yang belum faham tujuan, makna dan hikmah shalat kecuali shalat sekadarnya. Kalau shalat itu benar-benar dihayati buahnya jauh dari ma’siyat, “Sesungguhnya shalat itu mencegah zina dan mungkar” (QS Al Ankabut 45) atau sudah haji tetapi korupsi, dan sebagainya.
- Nafsu muthmainnah, ini nafsu hamba Allah yang shalih (QS Ar Ra’du 28) “al muqarrabuun” (QS al Waqiah 88) senangnya ibadah, semangatnya beramal, hatinya lebut, dermawan, rendah hati, istiqamah, suka sekali duduk di mesjid, majlis ilmu, cinta ulama, amat sangat takut ma’siyat, malah ia heran melihat orang berani ma’siyat, sedih sekali kalau bangun terlambat shalat malam, muhasabah diri sama sekali tidak tertarik melihat aib orang lain, air matanya mudah menetes ta’kala shalat, membaca Alqur’an dan berzikir.
“Allahumma ya Allah jauhkan kami dari nafsu yang membuat kami ma’siyat kepadaMu dan bimbinglah nafsu kami menjadi muthmainnah nafsu mendekat kepadaMu… Aamiin”.
Jangan lupa sebelum rehat malam ini berwudhu, berdoa, berzikir sampai tertidur dan berazam untuk shalat malam.
Ustadz Muhammad Arifin Ilham
0 Response to "Kenali Nafsu yang Bersemai di Setiap Insan"
Post a Comment