Lebih Dekat dengan Sosis sebagai Jajanan Anak

Sosis merupakan salah satu makanan favorit anak-anak. Apalagi sekarang ini muncul sosis instan yang bisa langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu. Hal ini membuat para orang tua harus lebih jeli memilih dan memilah mana sosis yang aman untuk anak-anak dan mana yang tidak layak konsumsi.


Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI 01-3820-1995, sosis yang baik harus mengandung protein minimal 13%, lemak maksimal 25 %, dan karbohidrat maksimal 8 %. Apabila standar ini terpenuhi makan dapat dikatakan bahwa sosis merupakan sumber protein. Hanya saja melihat kandungan lemak yang cukup tinggi, hindari sosis menjadi menu diet rutin bagi anak-anak. Hal ini bertujuan untuk meghindari obesitas pada anak-anak.


Penting untuk Diperhatikan

Apabila sosis diproduksi dalam negeri, biasanya diproduksi dari daging sapi, atau ayam. Namun bila sosis diproduksi dari luar negeri, biasanya akan diberi campuran daging lain. Hal ini perlu diperhatikan bagi yang muslim. Perhatikan label makanan saat akan membeli. Akan lebih baik kalau hanya mengkonsumsi sosis dengan label halal MUI atau lembaga penjamin halal setempat.


Hal lain juga perlu diperhatikan, sosis tidak boleh banyak dikonsumsi oleh orang beresiko hipertensi. Hal ini dikarenakan sosis banyak mengenasung sodium yang tinggi. Layaknya makanan awetan yang lain, sosis juga mnegandung pengawet berupa nitrit. Nitrit disini berperan sebagai penghambat pertumbuhan spora Clostridium botulium, membentuk warna merah, memberikan flavor khas, serta memperpanjang umur simpan. Batas penggunaan nitrit dalam produk makanan adalam 200 ppm. Kelebihan nitrit dalam produk dapat bereaksi dengan asam amino dan protein pada saat proses pemanansan. Akibatnya akan terbentuk komponen nitrosamine yang bersifat karsinogenik. Jadi apabila membeli sosis pastikan yang sudah terjamin (ada ijin edar BPOM dan label halal)


Cara Memilih Sosis yang Baik

– Pilih yang masa kadaluwarsanya masih lama dan dipajang di suhu dingin (refrigerator).

– Pilih sosis yang bebas pewarna atau yang mengandung pewarna yang aman untuk pangan (food grade). Hindari sosis yangberwarna merah terang.

– Amati penampakan sosis yang dikemas. Jika terlihat selaput atau lendir tipis seperti susu disekitar sosis, sebaiknya jangan membeli sosis tersebut karena kondisi ini mencirikan sosis yang mulai rusak.

– Pilih sosis yang aromanya khas daging, tidak ada bau asam atau bau menyimpang lainnya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lebih Dekat dengan Sosis sebagai Jajanan Anak"

Post a Comment