Prihatin Kondisi Muslim Rohingnya, Utusan PBB Dihina Biksu

KIBLAT.NET, Yangon – Seorang biksu berpengaruh di Myanmar, Ashin Wirathu, menyebut utusan PBB sebagai pelacur dan wanita jalang. Hinaan itu sebagai tanggapan atas sikap utusan PBB yang prihatin dengan minoritas muslim Rahingnya.


Dilaporkan kantor berita BBC, Selasa (21/01), cacian itu diucapkan Wirathu saat berpidato dalam unjuk rasa menentang pejabat PBB Yanghee Lee. Unjuk rasa itu sendiri digelar menanggapi pernyataan Lee yang mengatakan prihatin dengan nasib minoritas Muslim.


Lee secara khusus menyoal diskriminasi terhadap warga Rohingya, yang tidak diakui sebagai warga negara Myanmar.


Diplomat Korea Selatan ini melakukan kunjungan 10 hari ke Myanmar pekan lalu.


Pernyataan Yanghee Lee ini dilaporkan membuat para biksu garis keras marah, yang menganggap orang-orang Rohingya sebagai pendatang ilegal dari Bangladesh, yang memaksa masuk ke negara Myanmar yang berpenduduk mayoritas Buddha.


Ashin Wirathu adalah pemimpin gerakan yang menyerukan pembatasan Muslim di Myanmar. Ia dikenal sebagai pemimpin gerakan 969, gerakan yang paling sadis membantai umat muslim Rohingnya.


Sumber: BBC

Penulis: Hunef


The post Prihatin Kondisi Muslim Rohingnya, Utusan PBB Dihina Biksu appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prihatin Kondisi Muslim Rohingnya, Utusan PBB Dihina Biksu"

Post a Comment