Susu adalah minuman idola banyak kalangan tanpa mengenal usia. Tidak heran banyak produk olahan susu di pasaran. Namun bagi anda yang masih ingin mengambil khasiat dari susu secara alami tanpa tambahan Bahan Tambahan Pangan (BTP), ada baiknya anda memilih konsumsi susu segar dibandingkan dari pada susu yang sudah diolah pabrik.
Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan saat membeli dan menyimpan susu segar.Beberapa daiantaranya sebagai berikut:
Pilih bahan baku atau susu berkualitas baik. Bagi yang tempat tinggalnya dekat dengan peternakan sai perah, mungkin ini bukan hal yang sulit. Namun bagi anda yang tinggal jauh dari peternakan sapi perah ada baiknya selalu memastikan bahwa supplier dtempat anda membeli susu segar adalah supplier yang terpercaya. Bila membeli di pasar, pastikan sifat fisik produk tidak menyimpang, kemasan dalam kondisi bagus, dan memiliki umur simpan yang cukup hingga habis digunakan.
Baca petunjuk penyimpanan dan penggunaan. Hal yang tidak kalah penting adalah membaca petunjuk penyimpanan dan penggunaan yang biasanya tertera pada label. Pastikan bahwa penyimpanan dan penggunaan produk telah sesuai dengan petunjuk tersebut. Misalnya, pada suhu berapa susu harus disimpan atau digunakan. Mengapa hal ini penting? Seperti produk yang lainnya, susu jug apunya suhu optimal penyimpanan. Tidak selamanya kulkas atau lemari pendingin yang biasa dipakai di rumah tangga mampu menyimpan susu dengan baik. Apalagi bila disimpan bersamaan dengan bahan-bahan yang lain.
Jaga kebersihan peralatan dan tubuh. Seringkali kontaminasi silang terjadi melalui peralatan yang digunakan untuk mengolah dan tubuh si pengolah. Sebab itu, perlu dijaga kebersihan diri saat sedang melakukan pengolahan susu.
Cegah temperature abuse. Tidak jarang kita sudah merasa bahwa produk disimpan pada suhu yang benar. Namun kenyataannya suhu tersebut tidak tercapai (terjadi temperature abuse). Hal ini bisa terjadi karena beberapa faktor, seperti buka tutup lemari pendingin yang terlalu sering, lemari pendingin yang melebihi kapasitas, atau termometer yang bekerja kurang baik. Cara mengatasinya, maka pastikan lemari pendingin dalam kondisi baik dan sesuai kapasitas, tidak membuka-tutup lemari pendingin terlalu sering, serta tidak menyimpan susu bersama bahan-bahan lain yang mempunyai suhu optimal berbeda.
0 Response to "Tips Memilih dan Menyimpan Susu"
Post a Comment