KIBLAT.NET, Teheran – Tindakan membungkam media yang mengkritik pemerintah kembali dilakukan Iran. Sebuah koran lokal di negara yang berpaham Syiah itu ditutup lantaran menurunkan laporan mengkritik negoisasi nuklir yang saat ini masih ditempuh Iran.
Dilansir dari arabi21.com, kantor berita nasional Iran pada Senin (16/02) melaporkan bahwa pemerintah menutup koran mingguan lokal. Penutupan itu menyusul laporan yang mengkritik negoisasi nuklir yang tengah diupayakan pemerintah bersama enam kekuatan besar dunia.
Harian mingguan lokal, 9 Day, banyak mengeluarkan laporan yang mengkritik Presiden Hasan Rohani. Koran yang dipimpin oleh anggota parlemen lokal, Hamid Rasi, itu selalu mengkritisi sikap presiden yang meminta bantuan selama negoisasi nuklir.
“Badan pengawas pers Iran melarang terbit koran mingguan 9 Day karena menurunkan makalah yang mengkritik kebijakan nuklir negara,” lansir kantor berita nasional Iran.
Pada Januari lalu, koran tersebut mengkritik pertemuan rahasia menteri luar negeri Iran, Muhammad Javan Zarif, dengan menteri luar negeri AS, John Kerry. Pertemuan tersebut membahas hal-hal rahasia tentang negoisasi nuklir yang tengah dikembangkan Iran.
Pemerintah juga menuduh koran tersebut menghina tokoh spiritual Syiah, Khomaini. Kantor berita Iran tidak menyebutkan jenis penghinaan itu.
Perlu diketahui, negara dunia yang menjadikan Syiah sebagai agama negara itu berulang kali menangkap wartawan dan media yang mengkritik pemerintah. Hal itu dilakukan untuk memutus upaya-upaya menggoyang pemerintah.
Beberapa bulan lalu, Iran juga menutup sebuah koran mingguan. Koran itu mengkritik ajaran pokok Syiah yang dianggap bertentang.
Sumber: arabi21.com
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Lagi, Iran Tutup Koran yang Mencoba Kritik Pemerintah appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Lagi, Iran Tutup Koran yang Mencoba Kritik Pemerintah"
Post a Comment