KIBLAT.NET, Homs – Negoisasi antara pejuang Suriah di lingkungan El-Waer di Homs dan rezim Bashar Assad berakhir dengan kebuntuan. Tidak ada hasil kesepakatan antara kedua pihak.
Dilaporkan kantor berita Al-Jazeera, Jumat (13/02), negoisasi yang berlangsung selama sebulan itu buntu setelah rezim mendesak pejuang Suriah menyerahkan seluruh senjata dan keluar dari kota itu. Pejuang menolak sarat itu karena sama saja kalah dalam keadaan hina.
Aktivis di Homs mengatakan bahwa negoisasi antara rezim dan pejuang di kota yang terkepung itu telah berulang kali dilakukan dalam setahun terakhir. Akan tetapi tidak pernah mencapai satu kesepakatan.
Akhir bulan lalu, pejuang Suriah mengalah dengan menyepakati gencatan senjata sementara meskipun rezim masih menghujani kota itu dengan bom, sebagaimana dikatakan aktivis.
Rezim membolehkan bantuan kemanusiaan masuk ke El-Waer atas kesediaan pejuang menghentikan serangan sementara itu. Akan tetapi, bantuan yang diperbolehkan masuk terbatas.
Tidak hanya itu, bantuan yang dibolehkan masuk hanya makanan dan pakaian. Obat-obatan dan bahan bakar tidak boleh disalurkan kepada warga El-Waer yang mayoritas pengungsi.
Perlu diketahui, lingkungan El-Waer merupakan lingkungan terakhir di provinsi Homs yang masih dikontrol mujahidin. Sudah setahun lebih kota itu diblokade rezim Suriah.
Bahan-bahan pokok dan obat-obatan tidak bisa masuk ke kota itu. Di saat bersamaan, rezim Suriah hampir setiap hari menggempur dan menyerbu kota tersebut.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Negoisasi Antara Pejuang dan Rezim di Kota El-Waer, Homs, Buntu appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Negoisasi Antara Pejuang dan Rezim di Kota El-Waer, Homs, Buntu"
Post a Comment