KIBLAT.NET, Damaskus – Faksi mujahidin Suriah di Ghoutah Timur, Jaisy Islam, Sabtu (21/02), menuduh militer Suriah sengaja menargetkan penjara “Taubah” yang dikendalikan faksi dibawah payung Jabhah Islamiyah itu. Akibatnya, sejumlah tentara Suriah dan milisi Shabihah yang ditahan tewas.
“Jet tempur rezim menyerang penjara Taubah sehingga menewaskan enam tawanan dan melukai sejumlah lainnya,” kata Jaisy Islam dalam pernyataannya seperti dilansir Al-Jazeera.
Faksi yang dipimpin Zahran Alusy juga menunjukkan sejumlah pejuang yang bertugas menjaga tahanan ikut terluka.
Jaisy Islam merilis nama-nama tahanan yang tewas melalui halaman facebooknya. Di antaranya mereka diketahui komandan resimen 274 pasukan bersenjata Suriah.
Sementara itu, juru bicara Jaisy Islam Jenderal Islam Alusy kepada Al-Jazeera mengatakan bahwa target utama dari serangan jet tempur tersebut tidak diketahui. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa penjara tersebut menjadi target utama.
Ia menjelaskan bahwa rezim kemungkinan sengaja menargetkan tentaranya yang ditawan dengan tujuan memaksa mujahidin tidak membicarakan lagi negoisasi pertukaran tawanan. Dan juga, mujahidin tidak bisa mengorek informasi dari para tawanan itu.
Selain itu, Jenderal Islam menduga bahwa serangan itu disengaja untuk membungkam para orang tua tentara yang tertawan. Mereka terus menekan rezim untuk membebaskan anak-anak mereka yang ditawan melalui negoisasi.
Perlu diketahui, mujahidin di Ghoutah Timur berulang kali melakukan negoisasi pertukaran tawanan. Akan tetapi, upaya itu selalu gagal.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Pilot Jet Suriah Bom Rekannya Sendiri di Penjara Mujahidin appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Pilot Jet Suriah Bom Rekannya Sendiri di Penjara Mujahidin"
Post a Comment