Setelah 400 Hari, Mesir Akhirnya Bebaskan Wartawan Al-Jazeera

KIBLAT.NET – Wartawan Al-Jazeera, Peter Greste, yang ditahan di Mesir selama 400 hari telah dibebaskan oleh otoritas Mesir.


Wartawan yang berasal dari Australia ini ditangkap pada bulan Desember 2013 dan dijatuhi hukuman penjara bulan Juni tahun lalu dengan dakwaan menyebarkan berita bohong. Laporan-laporan mengatakan ia sudah meninggalkan Mesir dan menuju ke Siprus.


Peter sebelumnya dituduh pemerintah Mesir telah bekerja sama dengan Ikhwanul Muslimin tahun 2013. Peter ditangkap bersama dua wartawan Al-Jazeera lain Muhammad Fahmy dan Bahir Muhammad di Kairo. Yaitu setelah penggulingan Presiden Muhammad Mursi oleh Al-Sisi.


“Kami senang Peter dan keluarganya akan bersatu kembali, Ini telah menjadi cobaan yang luar biasa dan tidak dapat dibenarkan bagi mereka, dan mereka alami. Kami tidak akan berhenti sampai Baher dan Mohamed juga kembali kebebasan mereka,” Kata Mostefa Souag, Direktur Jenderal jaringan media Al-Jazeera.


Menurut laporan Al-Jazeera, Greste telah dibebaskan “tanpa syarat”. Sedangkan dua wartawan Al-Jazeera lainnya masih tetap dipenjarakan di Mesir.


Kampanye Al-Jazeera untuk wartawannya yang ditahan Mesir hari ke-399

Kampanye Al-Jazeera untuk wartawannya yang ditahan Mesir hari ke-399



Perlu disebutkan, Al-Jazeera setiap hari merilis tuntutan pembebasan wartawannya dan menghitung hari sejak ketiganya ditangkap. Dalam sebuah pernyataan, jaringan televisi yang berkantor pusat di Qatar tersebut mengatakan kampanye untuk membebaskan wartawan di Mesir tidak akan berakhir sampai ketiganya telah dibebaskan.


Dikatakan bahwa ketiga harus dibebaskan, dan keyakinan terhadap wartawan lainnya yang diadili secara in absentia juga harus diangkat.

Mostefa Souag, bertindak Direktur Jenderal Al Jazeera Media Network, mengatakan tidak akan berhenti sampai wartawannya dibebaskan.


“Kami tidak akan berhenti sampai Bahir dan Muhammad juga kembali mendapatkan kebebasan mereka. Pihak berwenang Mesir harus menggunakan wewenangnya untuk menyelesaikan ini dengan benar hari ini, dan itulah yang harus mereka lakukan,” ungkapnya.


Pada tanggal 1 Januari tahun ini, Pengadilan Kasasi Mesir membatalkan hukuman dan memerintahkan pengadilan ulang, tapi masih belum ada indikasi kapan sidang yang akan dimulai. (Al-Jazeera/Agus Abdullah).


The post Setelah 400 Hari, Mesir Akhirnya Bebaskan Wartawan Al-Jazeera appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Setelah 400 Hari, Mesir Akhirnya Bebaskan Wartawan Al-Jazeera"

Post a Comment