KIBLAT.NET, Syibwa – Suku terbesar di provinsi Syibwah, Al-Awaliq, Kamis (19/02), mengumumkan membentuk pasukan bersenjata yang berkekuatan 3.000 tentara serta 200 patroli militer untuk menghadapi milisi Syiah Hautsi. Kekuatan militer itu dibentuk hanya untuk menghadapi Hautsi jika milisi yang didukung Iran itu masuk ke provinsi kaya minyak tersebut.
Suku Al-Awaliq menolak tegas deklarasi konstitusi yang dilakukan oleh Syiah Hautsi. Mereka juga mendesak pembebasan Presiden yang digulingkan Abduh Rabbah Manshur Hadi dan semua pejabatnya, yang saat ini ditahan Hautsi.
“Kami tidak akan membolehkan milisi masuk ke wilayah kami. Kami akan memerangi orang-orang yang berusaha memasuki kota-kota Syibwah,” tegas suku Al-Awaliq dalam pernyataannya yang dilansir Al-Jazeera. Pertanyaan itu juga menolak kudeta yang dilakukan Syiah Hautsi.
Pembentukan kekuatan militer ini dilakukan setelah sepekan pemberontak Syiah Hautsi menduduk pusat provinsi Baidha. Provinsi di pusat Yaman itu terletak sangat strategis karena berdekatan langsung dengan provinsi-provinsi lainnya di Yaman selatan, termasuk di provinsi Syibwa yang kaya minyak.
Sebagaimana diketahui, setelah sukses menekan presiden Yaman mengundurkan diri bersama pejabat-pejabatnya, pemberontak Syiah tersebut mengumumkan membentuk Dewan Kepresidenan dan Dewan Nasional. Mereka memaksa mengendalikan Yaman dengan dua dewan tersebut. Sementara itu, gelombang penolakan terus bergulir hingga saat ini.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Suku Terbesar di Provinsi Kaya Minyak Bentuk Kekuatan Hadapi Hautsi appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Suku Terbesar di Provinsi Kaya Minyak Bentuk Kekuatan Hadapi Hautsi"
Post a Comment