KIBLAT.NET, Sanaa – Milisi Syiah Houtsi, Senin (02/02), menuntut 20 ribu militannya dimasukkan ke dalam jajaran militer dan pasukan keamanan Yaman. Ini merupakan kloter pertama yang akan disusul militan-militan Houtsi lainnya.
Tuntutan ini disampaikan sehari setelah milisi dukungan Iran itu memberikan tenggang waktu bagi kubu politik Yaman untuk mencari jalan keluar atas kekosongan politik di Yaman selama tiga hari. Houtsi mengancam akan merebut kendali pemerintahan jika kubu politik tidak menemukan solusi.
Dilansir dari Sky News Arabia, Syiah Houtsi menuntut hal itu karena mereka merasa membantu mengendalikan keamanan di ibukota Sanaa dan sekitarnya. Di sisi lain, gelombang demonstrasi menolak keberadaan mereka terus berlanjut.
Syiah Houtsi yang memasuki ibukota Sanaa pada 21 September lalu mencoba mengudeta pemerintah. Mereka melakukan berbagai cara untuk merebut kendali pemerintahan di Yaman.
Yang terakhir, mereka berhasil menekan presiden Abdu Rabbah Manshur Hadi dan sejumlah staf tinggi mundur dari jabatan. Saat ini mereka terus menekan DPR untuk menerima keberadaan mereka.
Sumber: Sky News Arabi
Penulis: Hunef
The post Terus Menekan, Syiah Houtsi Tuntut 20 Ribu Militannya Diakui Prajurit Militer appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Terus Menekan, Syiah Houtsi Tuntut 20 Ribu Militannya Diakui Prajurit Militer"
Post a Comment