KIBLAT.NET, Damaskus – Hastag berbahasa Arab ايران_تحتل_سوريا#, Sabtu (21/02), menjadi tranding topik bagi pengguna situs jejaring sosial Twitter di Timur Tengah. Tagar ini dibuat aktivis Suriah sebagai kampanye penolakan intervensi negara Iran secara terang-terangan untuk mengubur revolusi Suriah atas dasar sektarian.
Sebelumnya, Komando Revolusi Suriah mengumumkan bahwa Suriah saat ini dijajah oleh Iran. Hal itu karena Iran mengerahkan tentara dan milisi-milisi bayaran secara terang-terangan untuk membantu Bashar Assad memerangi pejuang revolusi.
Hastag ini dibuat oleh seorang aktivis oposisi Suriah, Muhyidin Al-Ladzqani. Tidak hanya dengan berbahasa Arab, hasta tersebut juga dibuat dengan bahas Inggris.
“Kami berharap bagi para pemuda, anak-anak dan teman-teman yang mendukung revolusi kami meramaikan hastag ini secara masif,” tulis Muhyidin dalam akun Twitternya.
Dengan hastag itu, para pengguna Twitter khususnya di Timur Tengah yang mendukung revolusi rakyat Suriah meluapkan kemarahan mereka. Bahkan, sebagian mengecam negara-negara Arab yang hanya diam melihat kenyataan di Suriah.
“#Iran_menjajah_Suriah karena negara-negara Arab tidak memiliki keberanian membangkang dari ketaatan kepada Amerika Serikat,” tulis akun aktivis Suriah bernama Basam Ja’arah, seperti dilansir Al-Jazeera.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Tolak Penjajahan Iran di Suriah, Pengguna Twitter Ramaikan Tagar ايران_تحتل_سوريا# appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Tolak Penjajahan Iran di Suriah, Pengguna Twitter Ramaikan Tagar ايران_تحتل_سوريا#"
Post a Comment