KIBLAT.NET, Kabul – Gerakan Taliban Afghanistan menegaskan tidak berhenti memerangi tentara asing di negaranya sampai mereka kalah. Pernyataan itu dikeluarkan menanggapi pengumuman Barack Obama yang membatalkan penarikan seluruh pasukannya di Afghanistan pada tahun ini.
Juru bicara Taliban, Dzabihullah Mujahid, mengungkapkan keyakinan pejuangnya mampu menghalau pasukan asing yang disisakan di Afghanistan pada tahun ini kepada kantor berita AFP, Rabu (25/03). Jumlah mereka lebih sedikit dari sebelumnya.
“Dengan jumlah mereka (tentara asing) yang melampai 100 ribu pasukan saja belum mampu melumpuhkan kami. Sekarang, mereka yang hanya 10 ribu pasukan tidak akan mampu berbuat apa-apa. Perang akan terus berlanjut sampai mereka kalah,” tegas Mujahid.
Ia menambahkan bahwa keberadaan tentara asing akan mencederai potensi perdamaian di negara tersebut. Pengumuman Barack Obama itu sama saja mereka ingin terus melanjutkan pertempuran di Afghanistan.
Amerika Serikat, lanjut Mujahid, berupaya menyelamatkan pemerintah bonekanya di Kabul. Oleh karenanya, mereka masih menempatkan ribuan pasukan.
Jubir resmi Taliban itu menegaskan bahwa gerakannya berkeinginan keras menciptakan kedamaian di bumi Afghanistan. Akan tetapi, perdamaian itu tidak akan terealisasi dengan keberadaan tentara asing.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Barack Obama mengumumkan mempertahankan sebanyak 9.800 tentara di Afghanistan pada tahun ini. Penempatan pasukan itu sebagai tanggapan atas permintaan presiden Afghanistan Ashraf Ghani.
Sumber: Al-Jazeera
Penulis: Hunef Ibrahim
The post 9.800 Tentara AS Masih di Afghanistan, Taliban: Perang Berlanjut appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "9.800 Tentara AS Masih di Afghanistan, Taliban: Perang Berlanjut"
Post a Comment