Bagaikan fatamorgana, seperti itulah dunia. Ia adalah kehidupan yang tidak abadi, kebahagiaan yang menipu, dan kesenangan yang semu. Namun, sangat disayangkan masih saja banyak yang tertipu. Apakah mereka ini tidak tahu, atau pura-pura tidak tahu akan hakikat dunia yang sebenarnya?
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Agar Dunia Tak Memenjara (5): Sadarilah Dunia Itu Menipu"
Post a Comment