Amerika Targetkan Pejabat Intelijen As-Shabaab dalam Serangan Udara

Militer AS mengklaim telah menargetkan pemimpin senior di Amniyat, intelijen dan layanan keamanan As-Shabaab, dalam serangan udara di selatan dari ibukota Somalia Mogadishu dua hari lalu. Tidak jelas apakah target serangan udara itu terbunuh atau selamat.


AS melancarkan serangan udara terhadap Adan Garaar, seorang pejabat tinggi di Amniyat, menurut laporan Voice of America. Serangan tersebut mentargetkan dan menghancurkan kendaraan yang diduga ditumpangi oleh Garaar saat dalam perjalanan dekat kota Bardhere, pejabat Somalia dan sejumlaah sumber mengatakan kepada Voice of America (VOA).


Militer AS mengkonfirmasi dalam sebuah pengarahan singkat kemarin (13/3) bahwa telah meluncurkan "operasi kontra-terorisme" di jalan selatan Mogadishu. "Tidak ada pasukan darat yang terlibat dalam operasi,” Kolonel Steve Warren mengatakan, menunjukkan bahwa serangan menggunakan pesawat AS. "Warren menggambarkan target sebagai bernilai tinggi," menurut militer AS, namun tidak menyebutkan nama target serangan atau melaporkan jika serangan itu berhasil membunuh target atau tidak.


Garaar adalah pemimpin senior ketiga di Amniyat yang telah ditargetkan oleh AS sejak akhir 2014.


AS telah menargetkan dan membunuh beberapa pemimpin top Amniyat pada masa lalu. Pada 31 Januari 2015, AS membunuh Yusuf Dheeq, Amir Amniyat sebelumnya. Dheeq menggantikan Tahlil Abdishakur, yang gugur dalam serangan udara di Somalia pada 29 Desember 2014.


Kepemimpinan As-Shabaab telah mengalami kehilangan signifikan sejak musim panas 2014. Selain membunuh Dheeq dan Abdishakur, AS juga membunuh Syaikh Ahmed Abdi Godane, mantan pemimpin As-Shabaab yang juga dikenal sebagai Syaikh Mukhtar Abu Zubair, dalam serangan udara lain pada 1 September 2014. Beberapa pemimpin dan komandan kelompok itu juga gugur bersama dengan Syaikh Mukhtar Abu Zubair.


Amniyat adalah organisasi kunci dalam As-Shabaab. Ia adalah instrumen penting dalam melaksanakan serangan bom Syahid di Somalia, di Kenya dan di negara Afrika lainnya, melakukan pembunuhan terhadap tokoh kunci, menyediakan logistik dan dukungan untuk operasi militer, dan mengintegrasikan komando lokal dan regional kelompok. Seorang pejabat Amniyat yang dikenal sebagai Hassan dikatakan telah menerima instruksi langsung dari amir Al-Qaeda Syaikh Ayman Az-Zawahiri dalam pelatihan anggota di Afrika.


As-Shabaab telah melakukan beberapa serangan besar di luar Somalia, termasuk bom Syahid kembar di dua kafe di Kampala, Uganda pada tahun 2010; serangan bom Syahid dan pengepungan Westgate Mall di Nairobi, Kenya pada tahun 2013, dan serangan ganda yang menargetkan pasukan Barat di Djibouti pada tahun 2014.


As-Shabaab adalah afiliasi Al-Qaeda di Somalia dan di Afrika Timur. Kelompok ini secara terbuka berbaiat (sumpah setia) kepada Al-Qaeda tahun 2011 dan menegaskan baiatnya kembali pada tahun 2012.


Amir As-Shabaab yang baru, Syaikh Ahmad Umar, kembali menegaskan kesetiaan kelompok As-Shabaab kepada Al-Qaeda setelah mengambil komando kelompok.


"Kepemimpinan juga memperbaharui janjinya kesetiaan kepada Al-Qaeda dan pemimpinnya, Syaikh Ayman Az-Zawahiri, semoga Allah melindunginya (Hafidhahullah)," Syaikh Ahmad Umar mengatakan dalam penegasan baiatnya. (lwj/muqawamah.com)


The post Amerika Targetkan Pejabat Intelijen As-Shabaab dalam Serangan Udara appeared first on Muqawamah.com.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Amerika Targetkan Pejabat Intelijen As-Shabaab dalam Serangan Udara"

Post a Comment