KIBLAT.NET, Damaskus – Presiden Suriah Bashar Assad mengatakan bahwa ia terbuka untuk berdialog dengan Amerika Serikat. Hal tersebut diungkapkan presiden yang telah membunuh ratusan ribu warganya itu dalam wawancara dengan stasiun TV AS, CBS, yang ditayangkan pada Kamis (26/03).
Presiden yang ditolak mayoritas warga Suriah itu mengatakan bahwa dialog tersebut harus didasarkan pada “saling menghormati”.
“Di Suriah, kami mengatakan bahwa pada prinsipnya, semua dialog adalah sesuatu yang positif,” kata Assad ketika ditanya tentang dialog dengan Washington.
Ketika ditanya, apakah Suriah memiliki hubungan langsung dengan AS, ia menjawab bahwa negaranya tidak memiliki hubungan langsung.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri AS mengatakan bahwa pihaknya siap bernegosiasi dengan Bashar Assad dalam membantu menyelesaikan krisi di Suriah. Akan tetapi, sehari kemudian pernyataan itu tidak diakui oleh Departemen Luar Negeri AS.
Perlu diketahui, hubungan AS dan Suriah seiring munculnya isu Daulah Islamiyah atau ISIS mulai melunak. AS yang sebelumnya menolak legitimasi Assad, kini negara yang suka mengintervensi negara mayoritas Muslim itu mengakui legitimasinya.
Hal itu terlihat dengan pernyataan AS yang terakhir bahwa Bashar Assad termasuk pihak yang harus ikut dalam dialog untuk menyelesaikan krisis di Suriah.
Sumber: arabi21.com
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Bashar Assad Bersedia Dialog dengan AS appeared first on Kiblat.net.
0 Response to "Bashar Assad Bersedia Dialog dengan AS"
Post a Comment