Bom Terowongan Awali Penyerbuan Markas Tentara Rezim di Aleppo

KIBLAT.NET, Aleppo – Faksi-faksi mujahidin Suriah, Rabu (04/03), bekerja sama melancarkan operasi menyerbu markas intelijen udara di barat Aleppo. Serangan itu dilancarkan setelah mujahidin meledakkan bom terowongan yang menembus markas militer rezim itu.


Pertempuran berlangsung sengit antara pasukan mujahidin yang ingin merebut markas tersebut dan militer rezim yang berusaha bertahan. Dilaporkan korban berjatuhan dari kedua pihak.


Mujahidin Jabhah Nusrah melalui akun resminya di Twitter mengumumkan pejuangnya menyerbu bagian markas intelijen udara di Aleppo. Seperti dilansir Al-Jazeera, Jabhah Nusrah menegaskan bahwa penyerbuan itu dilancarkan dengan kerja sama faksi-faksi mujahidin lainnya.


Lembaga Pemantau HAM Suriah melaporkan, informasi awal menyebutkan bahwa pejuang Suriah meledakkan bom di dalam terowongan yang digali menembus gedung intelijen udara di Alepo.


Sumber di barisan mujahidin menegaskan bahwa bom tersebut berhasil menghancurkan bagian dari gedung tersebut.


Direktur Pemantau HAM, Rami Abdurrahman, menambahkan bahwa korban berjatuhan akibat pertempuran tersebut. Menurut laporan Rami, jumlah sementara dari pihak rezim sebanyak 20 tentara sementara dari pihak pejuang 14 orang.


“Para penyerang berusaha menyerang gedung dan mengontrolnya. Namun mereka (penyerang) belum mampu mengontrol gedung,” kata Rami seraya menunjukkan pertempuran masih terus berlangsung. Sebagian bangunan gedung hancur akibat bom terowongan.


Ia menambahkan bahwa pejuang juga menggempur posisi militer rezim dengan artileri dan roket. Di saat bersamaan jet tempur Suriah menyerang posisi mujahidin untuk mengamankan rekan mereka.


Markas intelijen udara Suriah di Aleppo itu terletak di lingkungan Jam’iyatu Zahra. Lingkungan yang terletak di Aleppo Barat itu merupakan markas terbesar rezim di wilayah itu. Sebelumnya mujahidin telah melakukan sejumlah operasi untuk merebut markas tersebut.


Perlu diketahui, perkembangan ini terjadi setelah oposisi Suriah menolak tegas inisiatif yang diupayakan utusan PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura. Inisiatif itu bertujuan menghentikan pertempuran sementara di Aleppo.


Mujahidin menegaskan bahwa inisiatif itu hanya menguntungkan rezim yang telah membunuh ratusan ribu warga Suriah. Mereka menyatakan tidak akan menyatakan tidak akan menyia-nyiakan darah warga Suriah dengan menerima inisiatif itu.


Sumber: Al-Jazeera

Penulis: Hunef Ibrahim


The post Bom Terowongan Awali Penyerbuan Markas Tentara Rezim di Aleppo appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Bom Terowongan Awali Penyerbuan Markas Tentara Rezim di Aleppo"

Post a Comment