Di Tengah Perpecahan, Al-Ikhwan Yordania akan Gelar Pemilihan Ketua Baru

Al-Ikhwan Yordania dalam suatu pertemuan umum.

Hidayatullah.com—Organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun, yang baru didaftarkan kembali secara resmi di Yordania, mengatakan akan menggelar pemilihan ketua umum baru enam bulan mendatang guna mengganti kepemimpinan yang sekarang.


Abdul Majeed Thneibat, pemimpin umum saat ini dari Al-Ikhwan yang baru didaftarkan ulang, mengatakan bahwa perkumpulannya sekarang sedang menjelaskan kepada para anggota Al-Ikhwan Al-Muslimun mengenai pendaftaran ulang organisasinya sebagai sebuah perkumpulan resmi di Yordania.


Patut diketahui, beberapa waktu belakangan ini organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun di Yordania mengalami konflik kepemimpinan.


“Ini akan butuh waktu,” kata Thneibat, seraya mengatakan bahwa ada pihak-pihak yang menentang “organisasi baru” tersebut.


Thneibat adalah tokoh yang berusaha dan berhasil melepaskan organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun di Yordania dari organisasi induknya di Mesir.


Lebih lanjut Thneibat mengatakan, “Oleh karena kami telah mendaftar (organisasi ini) sebagai sebuah entitas Yordania, kami dituduh oleh sebagian rival telah mengesampingkan masalah Palestina dan (mereka) menggunakan lobi itu untuk menentang kami.”


“Membela kepentingan Palestina adalah prioritas bagi kami, tetapi hal ini bukan berarti kami mengabaikan isu-isu yang menjadi perhatian nasional,” kata Thneibat kepada Jordan Times Selasa (17/3/2015).


Sementara itu, anggota Al-Ikhwan yang membela organisasi “lama” masih bersikukuh menyatakan bahwa kepengurusan Al-Ikhwan Al-Muslimun Yordania yang baru itu tidak sah menurut statuta organisasi “lama”.


Dalam keterangan persnya yang dikirim ke Jordan Times, Muath Khawaldeh juru bicara dari “kubu Al-Ikhwan lama” mengatakan bahwa kelompok Al-Ikhwan pimpinan Thneibat tidak ada hubungannya dengan organisasi Al-Ikhwan Al-Muslimun.


Perkumpulan Al-Ikhwan Al-Muslimun (Ikhwanul Muslimin, Al-Ikhwan) merupakan sebuah organisasi yang pertama kali didirikan di Mesir. Organisasi ini kemudian meluas ke berbagai negara. Di Yordania, Al-Ikhwan terdaftar pada tahun 1946 sebagai organisasi amal yang berafiliasi dengan induknya di Mesir. Pada tahun 1953, Al-Ikhwan Yordania terdaftar sebagai sebuah organisasi Islam. Belakangan ini organisasi itu mengalami konflik kepemimpinan, sehingga terbentuklah “kubu lama” dan “kubu baru”.*


(Ama Farah,Hidayatullah.com - Berita Dunia Islam, Mengabarkan Kebenaran )


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Di Tengah Perpecahan, Al-Ikhwan Yordania akan Gelar Pemilihan Ketua Baru"

Post a Comment