Kalajengking di Dompet

Dompet Bawang Merah Oleh : Abu Terminator Attamfany


AntiLiberalNews - Yahya bin Muadz berkata,”Dirham itu seperti kalajengking, bila anda tidak pandai meruqyah (jampi) jangan mengambilnya, karena jika ia menyengatnya maka racunnya akan membunuh-mu.”


Beliau ditanya,’Apa yang dimaksud dengan ruqyahnya (jampi)?’ Beliau menjawab, Mengambil yang halal dan menunaikan haknya.’ Beliau berkata, Dua bencana menimpa dirinya akibat hartanya pada saat matinya, sementara semua makhluk belum pernah mendengarkannya.’


Beliau ditanya, ‘Apakah dua bencana itu? ‘ Beliau menjawab, ‘Semua hartanya diambil orang lain, sementara dia dimintai tanggung jawab semuanya.


Sebenarnya harta dan jabatan adalah amanah dari Allah, sedangkan manusia hanya diamanahi untuk mengelolanya. Dan orang yang bertugas mengelola tentu saja tidak bisa lepas dari aturan yang telah ditetapkan oleh Sang Pemilik harta.


Maka, saat orang yang diamanahi tersebut tidak sanggup lagi, atau mengkhianati amanah yang diberikan kepadanya, bisa saja Allah mencabut wewenangnya.


Sehingga pengelolaan harta milik-Nya diberikan kepada orang lain yang lebih mampu untuk menjaga dan menunaikan hak atas harta dan jabatan itu.


Yaitu ketika mereka melihat kitab catatan amal tidak menyisakan amal sekecil apapun melainkan tertulis dengan rapi, rinci, teliti, akurat dan lengkap sebagaimana firman Allah:


“Dan diletakkanlah Kitab, lalu kamu akan melihat orang-orang bersalah ketakutan terhadap apa yang (tertulis) di dalamnya, dan mereka berkata,’Aduhai celaka kami, kitab apakah ini yang tidak meninggalkan yang kecil dan tidak (pula) yang besar, melainkan ia mencatat semuanya, dan mereka dapati apa yang telah mereka kerjakan ada (tertulis). Dan Tuhanmu tidak menganiaya seorang-pun juga.”(Al-Kahfi: 49).


*Penulis Adalah relawan GPS untuk Suriah


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kalajengking di Dompet"

Post a Comment