Berita:
Koalisi yang dipimpin Arab Saudi menggempur pemberontak Syi'ah Hutsi di Yaman atas permohonan presiden sah-nya, Abed Rabbo Mansour Hadi.
Komentar:
"kenapa ga ngirim ke Palestina?"
"knp gk memborbardir bashar???"
Jawabannya:
Sebab :
1. Jarak
Yaman dekat Saudi, Tetangga sebelah rumah. Tentu gelar pasukan disitu jauh lebih mudah, Tinggal buka pintu terus lempar petasan, Bubar itu tetangga
Daripada upaya gelar pasukan di Suriah yang mesti melompati beberapa negara, Yang belum tentu juga mereka mau dijadikan pangkalan serangan
2. Tekanan negara lain
Hutsi cuma dibeking Iran secara langsung dan Rusia
Sedangkan rezim Suriah dibeking koalisi Iran, Cina, Rusia, Dan sekutu Rusia yang terikat perjanjian kesatuan kawasan
Kalau mentung Hutsi, Yang pasang badan cuma Iran. Tapi kalau macem-macem sama Suriah, Rusia dkk pun turun gunung. Itu kapal-kapal perang Rusia udah bejejer di sepanjang pantai Latakia sampai Tharthus. Sekali salvo meriam kelar acara
3. Status internasional
Hutsi hanya milisi, Yang menginduk pada kebijakan Iran. Macam HizbUllah dkk
Sedangkan Suriah adalah pemerintahan yang diakui oleh dunia
Bedalah ceritanya antara berantem lawan preman kampung sama berantem lawan anak Jenderal. Preman kampung kalau kalah kapok, Anak jenderal kalau kalah pasukan bapaknya yang turun
4. Alasan politis
Saudi dan Koalisi Negara Arab diundang resmi oleh Presiden Yaman untuk menumpas pemberontakan. Sehingga wajib dan berhak membantu menurut hukum hubungan internasional
Beda hal Suriah. Menyerang pemerintah Suriah jelas dianggap penyerangan terhadap sebuah negara dengan kedaulatan yang diakui dunia
5. Status
Menyerang Hutsi merupakan bagian dari upaya menghabisi pemberontakan
Menyerang Suriah justru sebaliknya : Menolong pemberontak
Jadi sudahlah, Saya ikut senang Hutsi digamparin sekarang ini. Tapi mungkin harus menunggu lama untuk melihat aksi yang sama pada Nushairiah
0 Response to "Tanggapan Terhadap Komentar Miring"
Post a Comment