KIBLAT.NET, Idlib – Pertempuran membebaskan kota Idlib dari kontrol rezim Bashar Assad telah usai. Faksi-faksi mujahidin yang menggulirkan operasi bersama dalam pertempuran tersebut berhasil mengusir militer Suriah dari kota tersebut.
Kini, Idlib berada di bawah kontrol persatuan faksi-faksi yang bernama Jaisy Al-Fath. Meski masih diancam bayang-bayang serangan udara rezim, mujahidin berupaya mengatur kembali roda kehidupan di kota itu yang sempat tidak stabil akibat pertempuran.
Salah satu upaya serius mujahidin untuk mengayomi warga Suriah di Idlib dengan mengembalikan sarana-sarana publik ke kondisi semula. Seluruh sarana publik tidak boleh menjadi ghanimah (harta rampasan).
Dalam pernyataan yang dilansir portal eldorar.com, Senin (06/04), Jaisy Al-Fath memperingatkan seluruh faksi mujahidin yang tergabung di bawah naungannya untuk mengosongkan sarana-sarana publik, seperti sumber air, listrik, telekomunikasi, gedung rumah sakit dan pendidikan. Tempat-tempat itu tidak boleh dijadikan harta rampasan yang diklaim satu kelompok mujahidin.
Pernyataan yang ditandatangani para komandan faksi-faksi di Jaisy Al-Fath itu menegaskan bahwa tempat-tempat itu akan kembali dioperasikan seperti sebelumnya. Peringatan ini dikeluarkan sebagai janji kepada warga Idlib untuk mengembalikan menjadikan kota mereka aman dan normal.
Jaisy Al-Fath memberikan waktu selama sepekan kepada seluruh kelompok mujahidin untuk mengosongkan tempat-tempat tersebut. Ultimatum itu berlaku sejak Jumat lalu (03/04/2015) hingga Kamis malam (10/04/2015).
Idlib berhasil direbut mujahidin Sabtu pekan lalu dalam operasi gabungan yang melibatkan delapan faksi besar di Idlib. Mereka adalah Jabhah Nusrah, Ahrar Syam, Suqur Syam, Jundul Aqsha, Jaisy Sunnah, Ajnad Syam, Liwa Haq dan Faliq Syam.
Surat Pernyataan Jaisy Al-Fath
Sumber: eldorar.com
Penulis: Hunef Ibrahim
The post Ini Cara Mujahidin Suriah Kembalikan Roda Kehidupan di Idlib appeared first on Kiblat.
0 Response to "Ini Cara Mujahidin Suriah Kembalikan Roda Kehidupan di Idlib"
Post a Comment