Syi'ah Hutsy Menjadikan Rakyat Sipil Sebagai Tameng dan Tipu Daya


Koalisi Teluk yang dipimpin Arab Saudi menuding kelompok Houthi menggunakan trik kotor. Houthi disebut menargetkan rakyat sipil di Yaman untuk menyesatkan opini publik.

Hal itu diungkapkan juru bicara operasi militer koalisi Teluk, Brigadir Jenderal Ahmed Asseri, dalam konferensi pers di Riyadh, Rabu kemarin. Dia mengklaim, agresi koalisi yang diberi nama “Operation Decisive Storm” benar-benar menargetkan musuh yakni milisi Houthi, dan serangan menjauh dari wilayah-wilayah sipil.


Menurut Asseri, opini sesat yang dibangun Houthi salah satunya soal serangan terhadap warga sipil di kamp pengungsi Mazraq dan pabrik susu di Hodaida. Koalisi membantah serangan di dua lokasi itu dilakukan pesawat-pesawat jet tempur koalisi.

”Houthi sekarang menggunakan trik kotor dan menargetkan warga sipil untuk mendapatkan simpati, terutama karena mereka kehilangan wilayah,” kata Asseri, seperti dikutip Arab News, Kamis (2/4/2015).


Sebagi bukti, kata Asseri, senjata yang digunakan untuk membunuh rakyat sipil di Mazraq dan Hodaida adalah mortir milik Houthi. Asseri menambahkan, serangan koalisi tidak sembarangan, sebab sebelum menyerang koalisi selalu berkomunikasi dengan Tentara Yaman untuk meminta informasi yang akurat tentang target-target musuh.





Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Syi'ah Hutsy Menjadikan Rakyat Sipil Sebagai Tameng dan Tipu Daya"

Post a Comment