Terkait Korupsi, Dahlan Iskan dan Luhut Pernah Ingin Dilaporkan JK ke KPK

Jakarta, DETIKISLAM.COM – Ketua FSP BUMN Bersatu Arief Poyuano mengaku pernah diminta Jusuf Kalla untuk melaporkan kasus korupsi yang melibatkan Dahlan Iskan dan Luhut Panjaitan ke KPK.


“Pada 2012 saya dipanggil JK. Saya temui JK di kantornya di Kuningan. Setelah basa-basi, JK meminta saya melaporkan dugaan korupsi pembangkit PLN yang melibatkan Dahlan Iskan dan Luhut Panjaitan. Saya juga diminta melaporkan dugaan korupsi mark up pengadaan pesawat MA 60,” katanya, Sabtu (14/6) sebagaimana dilansir Okezone.


Arif kaget karena tidak mengantongi data dan bukti kasus tersebut. “Rupanya JK sudah menyiapkan semuanya. Saat itu JK berkata pada saya, ‘Ini data-data sudah ada semua, kau tinggal melapor saja ke KPK’. Saya semakin kaget, data yang saya terima cukup lengkap,” katanya.


Arif tak lantas menjalankan perintah JK karena sadar lembaga pimpinan Abraham Samad itu sangat independen. Dia lalu bertanya kepada JK, apakah laporan itu akan ditanggapi penyidik KPK?


“Kau tenang saja, tugasmu cuma melaporkan ini ke KPK. Abraham Samad itu sudah saya atur. Begitu laporanmu masuk, langsung akan diproses,” terang Arif menirukan jawaban JK.


Arief mengaku sebenarnya tidak setuju dengan cara JK mengelola bisnisnya. Menurutnya, dalam mengelola bisnis JK selalu menggunakan kekuasaan dan uang yang dimilikinya.


“Suatu saat pernah Federasi Serikat Pekerja atau FSP BUMN Bersatu melaporkan dugaan korupsi pembangunan Carport di Tanjung Priok yang dikelola keluarga JK ke KPK. Namun aduan tersebut tidak ditindak lanjuti,” paparnya.[]ma/oz/di.com


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Terkait Korupsi, Dahlan Iskan dan Luhut Pernah Ingin Dilaporkan JK ke KPK"

Post a Comment