Fidel Castro Kecam Serangan Darat Israel di Gaza

KIBLAT.NET, Havana – Mantan Presiden Kuba Fidel Castro menyalahkan pemerintahan Presiden Ukraina Petro Poroshenko atas penembakan pesawat Malaysia berpenumpang 298 orang di timur Ukraina. Castro menilai pemerintah Ukraina telah menghasut peperangan.


“Kuba… tidak bisa berlalu tanpa mengungkapkan penolakan atas tindakan pemerintah anti-Rusia, anti-Ukraina dan pro-imperialis seperti itu,” tulis pensiunan revolusioner dalam artikel 270 kata yang dipublikasikan di media resmi Kuba pada hari Jumat (18/7).


Castro yang terkadang menulis mengenai peristiwa di dunia dan di negaranya, juga mengkritik serangan darat Israel di Gaza dalam konflik dengan Hamas, terutama ia mengkritik meningkatnya jumlah kematian warga sipil.


“Presiden Amerika Serikat mendukung aksi ini, ia menyebut kejahatan menjijikkan ini sebagai tindakan pertahanan yang sah,” tulis Castro dalam artikel yang sama. “Obama tidak mendukung David melawan Goliath melainkan mendukung Goliath melawan David.”


Castro yang kini berusia 87 tahun, pensiun karena alasan kesehatan pada tahun 2008, setelah 49 tahun menjadi pemimpin komunis Kuba, sekutu dekat Uni Soviet selama Perang Dingin.


Namun, pasca runtuhnya Uni Soviet terjadi keretakan hubungan antara Havana dan Moskow. Tidak berlangsung teru menerus akhirnya Kuba kembali membangun kedekatan dengan Rusia. Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi Castro pada Jumat lalu selama kunjungan kenegaraannya ke pulau itu.


Editor: Qathrunnada


Sumber: Worldbulletin


The post Fidel Castro Kecam Serangan Darat Israel di Gaza appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Fidel Castro Kecam Serangan Darat Israel di Gaza"

Post a Comment