Warganya Berangkat ke Suriah, Singapura Merasa Khawatir

KIBLAT.NET, Singapura – Pemerintah Singapura baru-baru ini mengumumkan bahwa sejumlah warganya berangkat ke Suriah untuk bertempur melawan rezim Bashar Al-Asad. Negara tetangga Indonesia itu menyatakan kekhawatirannya jika mereka pulang.


Dilansir kantor berita Sky News Arabia dari stasiun televisi pemerintah Singapura, Rabu (09/07), para pejabat khawatir ancaman ‘teroris’ setelah warganya yang berangkat ke Suriah kembali pulang. Mereka tidak menyebutkan berapa jumlah warganya yang telah berangkat ke Suriah.


Televisi pelat merah itu menyebutkan bahwa Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Dalam Negeri Singapura, Teo Chee Hean, mengatakan di hadapan parlemen pada Rabu bahwa seorang warganya bernama Haji Fakhrudin Utsman Ali telah berangkat ke Suriah bersama istri dan tiga anaknya.


Ia mengungkapkan, keberadaan pejuang asing di negara kami baik mereka yang datang dari Tenggara atau dari wilayah-wilayah lain sangat mengancam keamanan negara. Hal itu kian mengancam, tambah Hean, jika para pejuang itu berkewarganegaraan Singapura.


Pernyataan itu dikeluarkan pemerintah, beredarnya kabar seorang wanita bersama suami dan tiga anaknya meninggalkan Singapura untuk menuju Suriah. Informasi itu pun mendapatkan tanggapan serius dari pemerintah.


“Saat ini kami mencegah warga lainnya berangkat ke Suriah,” ujar Hean.


Perlu diketahui, para pejabat keamanan di Asia Tenggara dan Australia saat ini khawatir meletusnya aksi kekerasan yang digulirkan oleh kelompok-kelompok yang disebut ‘militan’. Kekhawatiran itu mengacu pada pergerakan orang-orang yang dianggap ‘ekstrimis’ di dunia maya, khususnya Facebook.


Editor: Hunef

Sumber: Sky News Arabia


The post Warganya Berangkat ke Suriah, Singapura Merasa Khawatir appeared first on Kiblat.net.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Warganya Berangkat ke Suriah, Singapura Merasa Khawatir"

Post a Comment