Aktivis HMI Dipukul Aparat Saat Gelar Aksi

aksi hmi PEKANBARU, Muslimdaily.net – 5 Aktivis mahasiswa dari Himpunan Mahasiswa Islam Penyelamat Organisasi (HMI-MPO) Cabang Pekanbaru mengaku dipukul oleh aparat kepolisian dan Satpol PP saat melakukan unjuk rasa di bundaran tugu zapin, Rabu (13/8) siang.


Koordinator Lapangan (Korlap) Lukman Hakim mengatakan, tidak cuma dipukul, aparat juga menendang dan mencekik leher rekannya.” Teman-teman saya ada juga yang ditendang dan dicekik lehernya oleh aparat.” ungkapnya. Seperti dilansir Riau Pos.


Atas kejadian itu, dirinya bersama rekan-rekannya akan melaporkan tindakan pemukukulan tersebut ke Komnas HAM.”Kami sudah miliki bukti-bukti berupa foto dan video saat terjadinya pemukulan.” katanya.


Terkait dugaan tidak miliki izin untuk berunjuk rasa, Lukman Hakim menjawab dirinya sudah melapor ke Polresta Pekanbaru pada Senin (11/8/14) lalu, “Surat izinnya sudah kami kirim tiga hari yang lalu ke Polresta, makanya kami heran saat polisi bilang kami tidak ada izin.” terangnya.


Sementara ditempat lain Kapolsek Pekanbaru Kota Kompol Dana Ananda Saputra SH SIK mengatakan, aksi demonstrasi terpaksa dibubarkan karna mahasiswa tidak mengantongi Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP).


“Aksi ini terpaksa dibubarkan karna yang bersangkutan tidak memiliki STTP. sesuai undang-undang, aksi yang tidak memiliki STTP harus dibubarkan.” ungkapnya.


Terkait kericuhan yang terjadi, kapolsek mengatakan, hal tersebut terjadi karna pendemo mengeluarkan kata-kata yang menghina aparat. “Mereka mengatakan aparat penjilat, menghina aparat sama halnya dengan menghina negara, dan itu sebenarnya sudah melanggar hukum.” Terangnya.


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aktivis HMI Dipukul Aparat Saat Gelar Aksi"

Post a Comment