Nasional
Al Manar Cirebon Kecam Pelecehan Bendera Tauhid
Kamis 17 Syawal 1435 / 14 Agustus 2014 16:30
Aliansi Masyarakat Nahi Munkar (Al Manar) Cirebon membuat pers rilis terkait berkembangnya isu ISIS menjadi isu anti Islam. Dalam rilisnya, Al Manar mengecam keras pelecehan terhadap bendera yang memuat lafadz tauhid. Bendera tauhid, menurut Al Marwi selaku koordinator umum A Manar, adalah pusaka Islam dan tidak bisa di klaim satu pihak saja.
“Bendera bertuliskan lafadz Tauhid bukan hanya bendera ISIS dan bukan mesti Bendera ISIS,” tulisnya dalam rilis bertanggal 11 Agustus tersebut.
Dengan demikian, Al Manar mengajak kaum muslimin untuk memprotes keras jika bendera tauhid distigma sebagai bendera teroris karena dikaitkan sebagai bendera ISIS. Apalagi sampai menyarankan bendera tersebut dibakar. Al Manar juga menghimbau kepada para da’i dan muballigh agar menyerukan pentingnya menjaga simbol-simbol Islam dari pelecehan.
Selain menyatakan kecaman atas pelecehan bendera tauhid, Al Manar dalam rilisnya juga membantah memiliki keterkaitannya dengan ISIS. AL Manar menilai banyak pihak yang mencoba memupus gerakan amar ma’ruf nahyi munkar Al Manar dengan mengaitkan organisasi ini dengan ISIS.
“Mengaitkan Al Manar dengan ISIS dan terorisme adalah fitnah yang keji”, tulis Al Marwi.
Al Manar juga secara tegas menyatakan tidak sepakat dengan kekhilafahan yang dideklarasikan oleh ISIS di Iraq.
“Al Manar berpendapat sebagaimana banyak Ulama Pejuang Islam juga berpendapat bahwa deklarasi Khilafah ISIS belum memenuhi syarat, prosedur dan adab yang mencukupi, sehingga Al Manar tidak mensetujui Khilafah yang dideklarasikan ISIS.”
Terkait:
- MUI Himbau Partai Islam Baca Buku Panduan Penyimpangan Syiah
- Inilah Surat Bantahan Halal Food Eropa Pada Tempo
- Di Indonesia, Demba Ba Sangat Terkesan Suara Azan
- Pedagang Lantai 5 Thamrin City: ‘Busana Muslim Juga Bisa Tampil Gaya’
- APEC Sambut Positif Penanganan Terorisme Di Indonesia
Redaktur: Azeza Ibrahim
Kategori ini berisi berita berita nasional Sumber Islampos
0 Response to "Al Manar Cirebon Kecam Pelecehan Bendera Tauhid"
Post a Comment